Guru SMA Tarakanita 2 Jakarta Sharing Pembelajaran Mendalam di Hari Studi Guru (HSG)

Para guru SMA Tarakanita 2 di HSG Sharing Pembelajaran Mendalam
Para guru SMA Tarakanita 2 di HSG Sharing Pembelajaran Mendalam (KalderaNews/Dok.Sekolah/Andree)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Para guru SMA Tarakanita 2 Jakarta kembali membuktikan komitmennya sebagai pendidik yang selalu “bernyala” dengan menggelar Hari Studi Guru (HSG) pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Mengusung tema besar “Diseminasi Pembelajaran Mendalam”, kegiatan ini menjadi forum pengimbasan dan sharing intensif untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru, demi mengantarkan murid mencapai tujuan pendidikan yang hakiki: membentuk hati nurani yang cerdas, berintegritas, dan utuh.

BACA JUGA:

Pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang menjadi sorotan utama HSG kali ini bukan sekadar teori baru, melainkan penajaman fokus pada keaktifan murid dan peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful).

Dari Hafalan ke Pemahaman Kritis

Para guru yang mayoritas sudah memiliki pengalaman mengimplementasikan konsep ini, diajak bertukar wawasan oleh empat narasumber internal: Ignatius Winarto, S.Pd, Theresia Triwuryani, S.Pd, Margaretha Indriyani, S.Pd, dan Yosef.

Materi dibagi dalam empat pilar pokok: Pola Pikir Bertumbuh, Kerangka Pembelajaran, Perangkat Pembelajaran, dan Asesmen.

Inti dari diseminasi ini adalah menggeser proses belajar dari yang dulunya hanya berorientasi pada nilai atau penghargaan (surface learning) ke arah pemahaman mendalam dan keterampilan kritis (deep learning). Murid didorong memiliki motivasi internal untuk mendalami materi, alih-alih sekadar menghafal.

Menurut narasumber Yosef Todarung, S.S., M.M., kunci utamanya terletak pada Pola Pikir Bertumbuh (PPB) yang harus dimiliki setiap guru.

“Pola pikir menjadi pondasi bagaimana kita dalam proses pembelajaran memberikan hal positif tentang materi. Membangun kesadaran bermakna pada pembelajaran sangat penting sehingga terbentuk suasana yang menggembirakan,” ujarnya.

Apresiasi dari Pemerhati Sekolah

Apresiasi tinggi datang dari Sr. Giovanni, CB, selaku Pemerhati Sekolah Tarakanita Blok Pluit. Ia menyebut para guru ini sebagai “guru-guru hebat dan luar biasa” yang telah diutus khusus oleh lembaga untuk mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam.

“Dengan penuh kesabaran dan susah payah, mereka berusaha untuk maju dan terus berkembang. Apapun strategi pembelajaran yang diterapkan, pada dasarnya untuk membantu anak menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan utuh. Tujuan akhirnya adalah hati. Memberi dengan hati, agar murid memiliki hati ‘nurani’,” tegas Sr. Gio CB.

Ia pun menyarankan agar HSG ke depannya lebih variatif, mengintegrasikan olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olahraga (kinestetik) secara holistik, demi mencapai keseimbangan pemenuhan kebutuhan jasmani, spiritual, dan sosial para guru dan murid.

Kegiatan HSG ini menjadi momen refleksi bagi seluruh guru untuk semakin menyadari dan termotivasi dalam mengambil bagian dari karya Tuhan di bidang pendidikan, yaitu dengan terus berkembang, mengasah ilmu, dan berbagi pemahaman dengan rekan sejawat. (Winarto)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


885 views