
JAKARTA, KalderaNews.com – Fenomena alam langka dan menarik, Hari Tanpa Bayangan atau Kulminasi Utama, bakal terjadi di Jakarta pada Oktober 2025. Catat jadwalnya!
Peristiwa astronomi ini bisa disaksikan langsung tanpa alat bantu khusus, di mana bayangan benda tegak akan “menghilang” sesaat!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal resmi untuk seluruh wilayah, termasuk rincian waktu di tiap kota administrasi DKI Jakarta.
BACA JUGA:
- 5 Fenomena Hujan Meteor di Bulan Oktober 2025 Terjadi Berdekatan, Begini Kata BRIN
- 4 Fakta Radioaktif Cesium-137 di Cikande, Dari Udang Beku Bisa Picu Kanker
- Ternyata, Inilah Penyebab Keracunan MBG, 8 Bakteri, 2 Virus, dan 2 Zat Kimia Ditemukan
Jadwal hari tanpa bayangan di Jakarta
Menurut laporan resmi BMKG, fenomena ini terjadi saat posisi Matahari berada tepat di atas kepala pengamat, atau di titik zenit.
Hal ini terjadi ketika deklinasi Matahari sama dengan garis lintang wilayah tersebut.
Fenomena ini akan melintasi Jakarta mulai 7 sampai 9 Oktober 2025.
Nah, berikut jadwal untuk setiap wilayah administratif Jakarta, agar kamu tak terlewat momen singkat ini:
- Kepulauan Seribu : 7 Oktober 2025, pukul 11.41.24 WIB
- Jakarta Utara: 8 Oktober 2025, pukul 11.39.54 WIB
- Jakarta Pusat: 9 Oktober 2025, pukul 11.39.58 WIB
- Jakarta Barat: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.20 WIB
- Jakarta Selatan: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.05 WIB
- Jakarta Timur: 9 Oktober 2025, pukul 11.39.45 WIB
Kenapa ada hari tanpa bayangan?
Hari Tanpa Bayangan dapat terjadi karena sumbu rotasi Bumi tidak sejajar dengan bidang revolusinya terhadap Matahari.
Pergeseran posisi Matahari ke utara dan selatan sepanjang tahun inilah yang menyebabkan fenomena Kulminasi Utama terjadi.
Karena Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa, peristiwa unik ini terjadi dua kali dalam setahun.
Meskipun fenomena ini tidak berbahaya, BMKG mengingatkan bahwa saat kulminasi, intensitas cahaya Matahari mencapai titik maksimal.
Jadi, jangan heran jika suhu udara terasa sedikit lebih tinggi dari biasanya.
Cara mengamati fenomena ini
Kamu tidak perlu teleskop atau alat canggih untuk mengamati Hari Tanpa Bayangan. Kamu cukup siapkan benda tegak seperti tiang, tongkat, atau botol, dan letakkan di area terbuka.
Lalu, amati bayangan benda tersebut beberapa menit sebelum dan sesudah waktu kulminasi di wilayah kamu.
Fenomena ini berlangsung sangat cepat, hanya sekitar satu hingga dua menit, di mana bayangan benda akan tampak benar-benar hilang karena bertumpuk tepat di bawah objeknya.
So, jangan sampai ketinggalan momen edukatif ini! Tandai kalender kamu dan siapkan kamera untuk mengabadikan momen langka saat Jakarta “kehilangan” bayangan!
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply