
BANDUNG, KalderaNews.com – Seorang pelajar SMP Negeri 26 Bandung berinisial ZAAQ ditemukan tak bernyawa di kawasan eks objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Bandung Barat.
Penemuan ini mendadak viral, lantaran jasad korban pertama kali ditemukan seorang streamer TikTok yang sedang eksplorasi misteri.
Mirisnya, sebelum pihak berwenang memberikan keterangan resmi, foto-foto jasad korban malah sudah beredar luas di media sosial.
BACA JUGA:
- Isi Story Media Sosial Terakhir Siswi SD yang Bunuh Diri di Demak Jadi Sorotan, Sempat Unggah Chat Bernada Makian
- Tragis! Siswi SD di Demak Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Unggah Chat Dimarahi Ibu
- Duka di Balik Tawa Bocah 10 Tahun di Ngada, Ternyata Alami Depresi Berat Sebelum Gantung Diri di Pohon Cengkih
Kronologi Tewasnya ZAAQ, sempat masuk sekolah
Kepala SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin menyatakan bahwa ZAAQ sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa, 10 Februari 2026.
Titin sekaligus meluruskan kabar simpang siur yang menyebut korban hilang sejak Senin pagi.
“Senin, 9 Februari, ZAAQ masih hadir di sekolah full sampai jam pelajaran usai. Data di buku piket dan keterangan wali kelas memastikan dia ada di kelas VII G,” jelas Titin.
Misteri dimulai setelah jam pulang sekolah hari Senin. Pihak keluarga baru memberi kabar ke sekolah pada Selasa pagi, 10 Februari, bahwa ZAAQ tidak kunjung pulang ke rumah.
Sempat beredar isu yang menyebut korban berada di Garut, namun informasi tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga.
Sosok pendiam, menyimpan duka
Di lingkungan sekolah, ZAAQ dikenal sebagai pribadi yang santun dan tidak pernah memiliki catatan negatif. Ia bukan tipe siswa yang terlibat konflik maupun kekerasan.
Namun, di balik sifat pendiamnya, ZAAQ menyimpan kisah pilu.
“Anak ini sudah tidak punya ibu sejak kelas 5 SD. Ayahnya pun saat ini sedang sakit,” ungkap Titin.
Sang ayah menyebut ZAAQ memang sosok tertutup yang jarang berbagi cerita jika sedang menghadapi masalah.
Penyelidikan polisi, autopsi jadi kunci
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, membenarkan bahwa identitas mayat tersebut merujuk pada ZAAQ, diperkuat dengan ditemukannya seragam sekolah di dalam tas korban.
“Saksi yang menemukan sedang melakukan live medsos penelusuran misteri. Saat ini jasad sudah dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk proses autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian,” ujar Niko.
Pihak kepolisian kini tengah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah ZAAQ menjadi korban tindak kriminal atau ada penyebab lain di balik kematian tragisnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply