Fikom UKWMS Bekali Lansia Cara Lawan Hoaks dan Scamming Digital

Peserta workshop bertajuk "Bijak dan Bertanggung Jawab Bermedia Sosial" pada Sabtu, 11 April 2026
Peserta workshop bertajuk "Bijak dan Bertanggung Jawab Bermedia Sosial" pada Sabtu, 11 April 2026 (KalderaNews/Mafindo UKWMS)
Sharing for Empowerment

Fikom UKWMS dan Mafindo gelar workshop literasi digital bagi lansia di Surabaya untuk cegah bahaya scamming dan hoaks.

SURABAYA, KalderaNews.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kelompok pra-lansia dan lansia sering kali menjadi sasaran empuk kejahatan siber.

Menanggapi fenomena ini, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Fikom UKWMS) menggelar workshop bertajuk “Bijak dan Bertanggung Jawab Bermedia Sosial” pada Sabtu, 11 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gereja Katolik Santo Yusup Karangpilang ini melibatkan 65 anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Jawa Timur.

BACA JUGA:

Berkolaborasi dengan Komisariat Mafindo (Komindo) UKWMS, para dosen dan mahasiswa turun langsung memberikan pendampingan intensif.

Strategi Hadapi Scamming dan Hoaks di Media Sosial

Ketua tim pengabdian, Merlina Maria Barbara Apul, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam mendeteksi ancaman di platform populer seperti WhatsApp dan Facebook.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan skill baru dalam menumpas kejahatan online scamming yang marak menyasar orang tua,” ujar Merlina.

Workshop ini dikemas dalam tiga sesi utama yang interaktif:

  • Cek Fakta: Tips praktis mengidentifikasi berita benar vs hoaks.
  • Audit Media Sosial: Pemeriksaan keamanan akun pribadi.
  • Refleksi & Sharing: Diskusi kelompok bersama fasilitator mahasiswa untuk berbagi pengalaman terkait ancaman digital.

Antusiasme Peserta: Ingin Jangkauan Lebih Luas

Para peserta menyambut positif inisiatif ini. Wanti, Ketua DPC WKRI Karangpilang, mengakui bahwa kelompok lansia sering kali merasa “gaptek” (gagap teknologi) sehingga sangat membutuhkan wawasan seperti ini agar lebih bijak bermedia sosial.

Senada dengan Wanti, Christine sebagai peserta juga berharap edukasi semacam ini terus berkelanjutan.

“Pengetahuan ini sangat membantu ibu-ibu WKRI. Harapannya bisa menjangkau komunitas masyarakat yang lebih luas lagi,” tuturnya.

Komitmen Literasi Digital Jangka Panjang

Program ini merupakan bagian dari visi besar Komindo UKWMS dan Mafindo untuk meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat.

Selain menyasar lansia, kedepannya tim telah menyiapkan berbagai program seperti:

  • Komindo Goes to School (Target: Remaja)
  • Serial Diskusi Publik
  • Training of Trainers (ToT) bagi relawan di berbagai kota.

Melalui sinergi antara akademisi dan komunitas anti-hoaks, diharapkan angka korban penipuan digital di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


318 views