
USK menerapkan kuliah daring sementara hingga 26 Mei 2026 bagi Fakultas Pertanian dan Teknik usai kericuhan antarmahasiswa di kampus.
BANDA ACEH, KalderaNews.com–Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh memberlakukan sistem kuliah daring bagi mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik setelah terjadi bentrokan antarmahasiswa pada Kamis (21/5/2026) dini hari.
Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah menjaga kondisi kampus tetap kondusif pascainsiden kericuhan.
Pihak kampus mengeluarkan surat edaran terkait perubahan metode pembelajaran dari tatap muka menjadi daring untuk sementara waktu.
BACA JUGA:
- Detik-detik Pembakaran Gedung Imbas Bentrok Mahasiswa USK Viral
- Aula Binus Terbakar, Kampus Ditutup Sementara, Apa Penyebabnya?
- Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2026, Binus Masih Jadi Jawara
Kuliah daring diberlakukan hingga 26 Mei 2026
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Heru Fahlevi, menjelaskan kebijakan ini diterapkan mulai Kamis, 21 Mei hingga Selasa, 26 Mei 2026.
“ Kami telah menginstruksikan kepada Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik pada kedua fakultas tersebut untuk menyelenggarakan kegiatan perkuliahan secara daring (online) mulai hari Kamis, 21 sampai Selasa 26 Mei 2026,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Heru Fahlevi.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas perkembangan situasi terkini sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.
Kampus juga meminta para dosen menyampaikan pesan-pesan positif dan nasihat kepada mahasiswa di sela perkuliahan guna membantu meredakan situasi.
“Kami berharap seluruh mahasiswa tetap fokus mengikuti perkuliahan secara daring dan menjaga komunikasi yang baik dengan dosen. USK berkomitmen memastikan kegiatan akademik tetap berlangsung optimal selama masa penyesuaian ini,” ujar Prof. Heru.
Selain itu, dosen diminta tetap aktif mendampingi mahasiswa serta memaksimalkan penggunaan pembelajaran digital agar kualitas akademik tetap terjaga.
Kebijakan kuliah daring bersifat sementara
USK berharap suasana kampus segera kembali kondusif sehingga aktivitas perkuliahan tatap muka dapat dilaksanakan kembali.
Kebijakan kuliah daring tersebut bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Mahasiswa juga diminta rutin memantau informasi resmi dari universitas maupun fakultas terkait aktivitas akademik.
Sebelumnya, bentrokan antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian terjadi pada Kamis dini hari dan menyebabkan Gedung Fakultas Pertanian terbakar. Aparat Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Eddy Musfikar, menyebut keributan antar kelompok mahasiswa diduga sudah terjadi sejak dua hari sebelum bentrok besar pecah. Ketegangan disebut masih berlangsung hingga beberapa jam sebelum kebakaran terjadi.
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, menegaskan pihak kepolisian masih terus menyelidiki pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut.
“Kasus ini tetap kita tindak lanjut guna mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan,” ujar Kompol Dhiza.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply