Video detik-detik pembakaran gedung Fakultas Pertanian USK imbas bentrok antara mahasiswa viral di media sosial.
BANDA ACEH, Kalderanews.com- Kericuhan terjadi di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dan diduga melibatkan mahasiswa dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik.
Bentrokan tersebut berujung pada aksi perusakan hingga pembakaran sejumlah fasilitas kampus. Peristiwa itu terjadi pada beberapa hari lalu, tepat ya Kamis (21/5/2026) dini hari.
Sejumlah fasilitas di area Fakultas Pertanian dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk pos satpam, kendaraan, hingga gedung fakultas yang terbakar.
BACA JUGA:
- Aula Binus Terbakar, Kampus Ditutup Sementara, Apa Penyebabnya?
- 8 Dosen UPN Jogja Terlibat Kekerasan Seksual, Picu Aksi Mahasiswa
- Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2026, Binus Masih Jadi Jawara
Detik-detik pembakaran kemudian viral di media sosial setelah rekaman CCTV beredar luas. Salah satunya diunggah akun Threads @saaascndnii pada 22 Mei 2026.
Sejumlah mahasiswa melempar bom molotov
Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang diduga mahasiswa melempar bom molotov ke arah sebuah ruangan yang diketahui merupakan pos satpam Fakultas Pertanian.
Situasi di lokasi tampak mencekam karena seorang pria yang diduga petugas keamanan hampir terjebak di dalam ruangan saat api mulai membesar.
“Astagfirullah dzolim banget yang bakar Fakultas Pertanian! Kalau pak Satpam gak loncat dari jendela pasti udah jadi korban yang terbakar di dalam pos satpam,” ujarnya.
Pada rekaman CCTV itu juga muncul keterangan mengenai upaya penyelamatan diri yang dilakukan petugas keamanan. Satpam tersebut disebut keluar dengan melompat dari jendela demi menyelamatkan diri dari kobaran api.
“Satpam mash di dalamm. Keluar lewat jendela sampai jatuh,” tulis dalam video tersebut.
Video itu pun langsung menyita perhatian publik dan menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan perusakan fasilitas kampus tersebut.
“Mahasiwa pelakunya? Harus DO + penjara sih,” ujar akun @kikizuna.
“Emang anak-anak gak tahu diri, sok keren, sok gaya. Otak gak dipakai padahal itu kampusnya sendiri, miris banget,” jelas akun @carolinecindy11.
“Bisa diambil kesimpulan awal. Yang bakar itu gak punya otak, gak punya pendidikan, dan kayaknya mikir kalau pendidikan itu gak penting. Bisa jadi juga pendidikan ‘baru’ dianggap penting pas ada keperluan naik jabatan. Nah loh,” tandas akun @ariahasthaw.
Kapolresta benarkan adanya insiden kebakaran di USK
Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana membenarkan adanya insiden kebakaran dan perusakan di lingkungan kampus USK. Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab dan pelaku kejadian tersebut.
“Kami sedang melakukan penyelidikan terkait terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK, pos satpam, dan sepeda motor yang terparkir di area tersebut,” kata Andi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, keributan disebut telah terjadi sejak dua hari sebelumnya dan melibatkan kelompok mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik.
“Keributan sudah terjadi dalam dua hari lalu, kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,” ujarnya.
Kerusuhan itu kemudian berkembang menjadi aksi saling serang dan perusakan fasilitas kampus. Kaca gedung serta sejumlah ruangan dilaporkan menjadi sasaran pelemparan.
“Dua mahasiswa Fakultas Teknik turut mengalami luka-luka sehingga harus dirawat,” sebutnya.
Polisi menduga aksi balasan dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik setelah ada mahasiswa mereka yang terluka. Massa disebut melakukan penyerangan menggunakan batu hingga bom molotov.
“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan di Fakultas Pertanian dan juga laboratorium, tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar,” tuturnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh bersama BPBD Aceh Besar.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api dan pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut.
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan tim Inafis telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian dan sepeda motor serta Pos Pengamanan USK,” kata Dizha.
“Hasilnya akan diberitahukan kepada masyarakat. Mohon kerja samanya apabila mengetahui siapa aktornya dan diberitahukan kepada kami, kerahasiaan pelapor tetap terjaga,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply