Dilema CFD Bogor: Antara Ruang Publik dan Hak Akses Ibadah Jemaat Gereja

Jalur pedestrian Kebun Raya Bogor atau jalur pejalan kaki di kawasan Kebun Raya Bogor berdampingan dengan jalur pesepeda
Jalur pedestrian Kebun Raya Bogor atau jalur pejalan kaki di kawasan Kebun Raya Bogor berdampingan dengan jalur pesepeda (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

Jemaat gereja di Jalan Sudirman Bogor sempat terkendala CFD. Walkot Dedie A. Rachim siapkan area parkir khusus di Pusdikzi.

BOGOR, KalderaNews.com – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Jawa Barat, sempat menuai keluhan dari kalangan umat kristiani setempat.

Setiap Minggu pagi, penutupan akses jalan utama tersebut menyulitkan jemaat gereja untuk menjangkau tempat ibadah serta memarkirkan kendaraan mereka.

BACA JUGA:

Menanggapi kendala aksesibilitas dan lalu lintas tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bergerak cepat mencari titik temu agar kegiatan olahraga warga dan hak beribadah jemaat dapat berjalan secara harmonis.

Pusdikzi Jadi Solusi Kantong Parkir Jemaat

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengonfirmasi bahwa pihak pemkot telah menerima surat aspirasi dari pengurus gereja di kawasan Jalan Sudirman.

Guna menyelesaikan permasalahan tersebut tanpa menghentikan kegiatan masyarakat, pemkot langsung berkoordinasi dengan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) TNI AD.

Hasilnya, Pusdikzi secara resmi mengizinkan area markasnya difungsikan sebagai kantong parkir khusus bagi para jemaat gereja selama CFD berlangsung.

“Jadi nanti kita sudah dapat dari Pusdikzi izin untuk memarkir kendaraan untuk jemaat gereja, bisa masuk dari Jalan Perwira masuk ke Pusdikzi tinggal nyeberang, jadi tidak terganggu oleh CFD. Sudah ada solusi, alhamdulillah Pak Komandan Pusdikzi sudah mendukung juga,” ujar Dedie A. Rachim di Alun-alun Kota Bogor, Senin (28/9/2026).

Dengan tersedianya rekayasa akses melalui Jalan Perwira menuju kompleks Pusdikzi, jemaat kini dapat memarkirkan kendaraan dengan aman dan melanjutkan perjalanan dengan menyeberang jalan menuju gereja tanpa terhalang penutupan arus lalu lintas.

CFD Jalan Sudirman Tetap Berlanjut

Wali Kota Bogor memastikan bahwa ajang CFD di Jalan Sudirman akan tetap berlangsung rutin setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Penutupan jalan dilakukan dari titik Simpang Air Mancur hingga Simpang Sawojajar.

Selain mengandalkan area Pusdikzi, Pemkot Bogor juga tengah merancang opsi jangka panjang untuk menampung ruang publik warga. Pemkot berencana menata Jalan Dewi Sartika sebagai jalan protokol alternatif untuk kegiatan kemasyarakatan, dengan target realisasi dalam 3 hingga 4 tahun mendatang.

Jejak Historis Car Free Day di Kota Hujan

Ajang CFD di Kota Bogor memiliki rekam jejak yang cukup panjang:

Desember 2009: Pertama kali digelar di sekitar Jalan Jalak Harupat dan Jalan Salak, dengan pusat kegiatan di Lapangan Sempur.

1 Mei 2016: Lokasi CFD dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman seiring diberlakukannya Sistem Satu Arah (SSA) di seputar Kebun Raya Bogor.

Maret 2020: Kegiatan sempat dihentikan total akibat merebaknya pandemi Covid-19 sebelum akhirnya kembali diaktifkan untuk masyarakat.

Langkah penyediaan kantong parkir di Pusdikzi ini menjadi bukti respons cepat Pemkot Bogor dalam menjaga toleransi dan keberagaman, sehingga ruang publik dapat dinikmati bersama tanpa mengorbankan kenyamanan umat yang hendak beribadah.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


58 views