
Bogor, Depok, Tangerang, & Bekasi larang pelajar ikut demo 20 Oktober 2026 di Jakarta. Sekolah & polisi perketat pengawasan!
JAKARTA, KalderaNews.com – Pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian di kawasan penyangga ibu kota (Jabodetabek) bergerak cepat mengantisipasi keterlibatan peserta didik dalam aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Langkah pencegahan ini dilakukan seiring rencana aksi unjuk rasa oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), serta koalisi masyarakat sipil untuk memperingati dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
BACA JUGA:
- Jakarta Siaga Demo Besar Besok! Ini Daftar Jalan Yang Wajib Dihindari
- Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Turun ke Jalan 20 Oktober 2026
- BEM UI Ajak Masyarakat Susun Tuntutan Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Seluruh pelajar di tingkat SMA, SMK, SMP, hingga SLB diimbau tegas untuk tidak terprovokasi, tetap berada di sekolah, dan fokus menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
1. Kota Bogor dan Kota Depok (Jawa Barat)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengeluarkan instruksi resmi melalui Dinas Pendidikan Wilayah II lewat surat bernomor 4171/PK.03.03/Cadisdik.Wil.II yang ditandatangani oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Jabar, Yudi Rahmat, pada 13 Oktober 2026.
Poin penting instruksi untuk wilayah Bogor dan Depok meliputi:
- Larangan Mengikuti Demo: Seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB (negeri maupun swasta) dilarang keras terlibat aksi unjuk rasa pada periode 19–20 Oktober 2026.
- Pengawasan Maksimal: Pihak sekolah diwajibkan meningkatkan pembinaan, pengawasan harian, dan memastikan KBM berjalan aman dan kondusif.
- Program Edukatif: Pihak sekolah diminta mengarahkan siswa ke kegiatan kreatif serta berkolaborasi aktif dengan orang tua/wali murid untuk pengawasan di luar jam sekolah.
2. Kabupaten Tangerang (Banten)
Langkah serupa diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang melalui surat edaran bernomor B/400.3.3.5/14580/X/Disdik/2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi, menegaskan bahwa surat edaran ini bertujuan untuk menjaga keselamatan jiwa para pelajar dari potensi risiko bentrokan atau provokasi di jalanan.
Kepala sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang diminta memantau ketat keberadaan siswa agar tidak meninggalkan lingkungan sekolah menuju Jakarta.
Selain itu, aparat kepolisian setempat turut memperketat titik penyekatan di 3 stasiun kereta api dan 3 gerbang tol utama menuju Jakarta.
3. Kota Bekasi (Jawa Barat)
Polres Metro Bekasi Kota bersiap menghadang mobilisasi pelajar dari wilayah Bekasi menuju Jakarta dengan menyiagakan 1.300 personel gabungan.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengungkapkan pihaknya telah mematangkan Tactical Floor Game (TFG) dengan 6 skenario pengamanan. Pemantauan difokuskan pada:
- Titik-titik kumpul pelajar dan stasiun/terminal keberangkatan.
- Patroli siber (cyber patrol) untuk mendeteksi ajakan atau provokasi mobilisasi massa siswa di media sosial.
- Pendekatan persuasif-edukatif bersama pihak sekolah dan pihak orang tua.
“Kami tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang dengan sengaja menghasut, menggerakkan, atau memanfaatkan pelajar untuk melakukan tindakan melawan hukum. Anak-anak tidak boleh dijadikan alat kepentingan pihak tertentu,” tegas Kombes Pol Putu Kholis.
Rencana Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Jakarta
Di sisi lain, Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan (Athof), mengonfirmasi bahwa aliansi mahasiswa bersama koalisi masyarakat sipil tetap menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Selasa (20/10/2026).
Aksi evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran ini dipusatkan di dua titik strategis Jakarta Pusat, yakni:
- Kawasan Tugu Tani (Jalan Raya Kebon Sirih).
- Kawasan Tugu Proklamasi (Menteng).
Dengan adanya imbauan ketat di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, pemerintah dan aparat berharap hak menyampaikan pendapat oleh kelompok mahasiswa tetap berjalan damai tanpa mengorbankan keselamatan dan proses pendidikan para pelajar.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply