
MUI desak pembatalan konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur. Polresta Magelang cabut rekomendasi, ini tanggapan Polda Jateng!
SEMARANG, KalderaNews.com – Rencana perhelatan konser penyanyi tenor internasional asal Italia, Andrea Bocelli, yang dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 mendatang menuai polemik tajam di tengah masyarakat.
Rencana konser tersebut memicu penolakan keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga adanya pernyataan pencabutan rekomendasi dari pihak kepolisian daerah setempat.
BACA JUGA:
- Heboh Gelombang Penolakan Dinilai Pro Israel, Begini Respon Santai Andrea Bocelli
- MUI Desak Batalkan Konser Andrea Bocelli, Kenapa?
- Heboh Konser Coldplay 15 November 2023, Ini Lho Profil Pendidikan Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman dan Will Champion
Meski demikian, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menegaskan bahwa secara prosedural belum ada pembatalan resmi atas izin konser musik skala internasional tersebut.
MUI Desak Pembatalan Terkait Rekam Jejak dan Isu Palestina
Desakan pembatalan konser bermula dari pernyataan resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Sabtu (10/10/2026). Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, meminta pemerintah dan pihak penyelenggara untuk membatalkan konser Andrea Bocelli demi menjaga prinsip konsistensi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta menentang segala bentuk penjajahan.
MUI menyoroti rekam jejak Andrea Bocelli yang dinilai berseberangan dengan prinsip kemanusiaan:
- Penggalangan Dana Militer: Bocelli disebut pernah terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada tahun 2010.
- Konser di Tel Aviv: Penyanyi asal Italia tersebut pernah menggelar konser musik di Tel Aviv pada tahun 2022.
“Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” tegas Prof. Sudarnoto.
Desakan MUI ini juga mengacu pada keputusan pemerintah yang sebelumnya telah membatalkan rencana konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel & New Breed.
Polresta Magelang Cabut Rekomendasi usai Aksi Massa
Merespons gelombang protes dari Forum Bersama Rakyat dan Umat Islam yang mendatangi Kantor Unit Taman Wisata Borobudur (TWB) pada Selasa (13/10/2026), Kepolisian Resor Kota (Polresta) Magelang menyatakan telah mencabut surat rekomendasi perizinan kegiatan tersebut.
Wakapolresta Magelang, AKBP Bim Rekoaji, mengonfirmasi di hadapan perwakilan TWB dan Disparpora Magelang bahwa pihaknya telah menyerahkan berkas pencabutan surat rekomendasi kegiatan konser Andrea Bocelli kepada panitia penyelenggara.
Polda Jateng Sebut Kewenangan Izin Ada di Mabes Polri
Di sisi lain, Polda Jawa Tengah memberikan klarifikasi mengenai alur perizinan kegiatan keramaian berskala internasional. Anggota DPRD/Pihak Kepolisian Daerah Jateng (Roy) menegaskan bahwa hingga Kamis (15/10/2026), pihaknya tidak pernah merekomendasikan pencabutan izin konser.
Roy menjelaskan hierarki dan alur penerbitan izin keramaian konser:
- Fungsi Rekomendasi Daerah: Surat rekomendasi penilaian awal memang berjenjang dari Polresta Magelang ke Polda Jateng.
- Kewenangan Penerbitan Izin: Kewenangan penuh untuk menerbitkan atau membatalkan izin konser artis mancanegara berada di tingkat pusat, yakni Badan Intelijen dan Keamanan (BIK) Mabes Polri.
- Status Izin: Polda Jateng menegaskan tidak pernah secara langsung membatalkan acara dan akan melakukan verifikasi berkas penilaian ke Mabes Polri.
“Kita tidak pernah membatalkan itu… Kita tidak pernah merekomendasikan untuk mencabut izinnya, tidak. Hanya merekomendasikan melalui penilaian kita. Hasil penilaian itu nanti kita angkat sampai ke Mabes Polri karena yang mengeluarkan adalah dari BIK,” ujar Roy di Kantor DPRD Jateng.
Hingga saat ini, proses penilaian dan kepastian penerbitan izin akhir untuk konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur masih menunggu koordinasi dan keputusan resmi dari BIK Mabes Polri.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply