Sosok Sito, Mahasiswa Semester 3 yang Jadi Kepala Dukuh Termuda di Usia 20

Sito, jadi kepala dukuh termuda di Sleman
Sharing for Empowerment

SLEMAN, KalderaNews.com– Sito Apri Nurrochim, resmi dilantik menjadi Dukuh Padukuhan Kajor, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Sleman, pada 6 Oktober 2025 di usia 20 tahun.

Di usianya yang baru 20 tahun, ia menjadi dukuh termuda di wilayah tersebut, sekaligus sosok inspiratif yang membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk mengabdi pada masyarakat.

Sito sendiri merupakan mahasiswa semester tiga Program Studi Psikologi Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

BACA JUGA:

Dukuh sendiri merupakan perangkat desa yang bertugas memimpin dusun atau kampung di bawah kepala desa. Namun, Sito bukanlah dukuh biasa.

Awal Mula Sito Diangkat Menjadi Dukuh Termuda

Ia tercatat sebagai dukuh termuda di wilayah tersebut, memikul tanggung jawab besar di usia yang masih sangat muda. Ia mengaku perjalanannya untuk sampai ke posisi itu tidaklah mudah.

“Awalnya saya ditawari teman, rekan-rekan kalurahan, tokoh masyarakat, dan warga untuk maju sebagai dukuh,” ungkapnya saat ditemui di kantor Kalurahan Nogotirto, Jumat (24/10/2025).

Sebelum menerima tawaran itu, Sito sempat bimbang. Ia butuh waktu beberapa hari untuk meyakinkan diri dan mendapatkan restu dari orangtua serta dorongan dari kakaknya yang kini menjabat sebagai Jogoboyo.

 “Kakak saya yang paling mendorong, bilang pokoknya harus mendaftar. Orangtua, warga, dan tetangga juga mendukung,” kenangnya.

Pada Juli 2025, Sito akhirnya memberanikan diri mendaftar sebagai calon dukuh. Ia bersaing dengan empat kandidat lain yang usianya jauh lebih tua, bahkan mendekati 30 tahun. Proses seleksi berlangsung ketat, dimulai dari pengumpulan dukungan minimal 15 persen warga.

 “Saya sowan langsung ke warga, minta KTP mereka untuk dukungan,” ujarnya.

Tahapan berikutnya meliputi ujian tulis, wawancara, pidato, hingga tes keterampilan komputer. Bagi Sito, bagian paling menantang adalah pidato dalam bahasa Jawa, yang belum sepenuhnya ia kuasai.

Di sela kesibukannya kuliah dan bekerja sebagai barista, ia terus berlatih. “Tesnya digelar dalam satu hari, nilai tertinggi yang lolos. Alhamdulillah, saya dapat poin tertinggi,” ucapnya bangga.

Pada 6 Oktober 2025, Sito resmi dilantik sebagai Dukuh Padukuhan Kajor.

“Pertama kaget, nggak nyangka bisa jadi dukuh. Ini amanah besar dari warga,” katanya.

Sejak saat itu, aktivitasnya semakin padat. Ia tetap melanjutkan kuliah sembari melayani kebutuhan administratif warga, menghadiri rapat RT, hingga kegiatan PKK.

Untuk lebih fokus, Sito memilih berhenti dari pekerjaannya sebagai barista. “Saya pikir, kuliah dan jadi pamong sudah cukup. Barista saya tinggalkan,” ujarnya.

Meski Masih Muda, Sito Berusaha untuk Terus Beradaptasi dengan Warganya

Meski tergolong muda, Sito mampu beradaptasi dengan baik bersama warga, termasuk para sesepuh.

“Mereka terbuka, bahkan kadang memanggil saya ‘Pak’. Saya bilang, nggak usah, tapi ya monggo saja,” katanya sambil tersenyum.

Lucunya, warga sering menggoda Sito agar segera mencari “ibu dukuh”. Namun ia menanggapinya santai. “Tunggu kuliah selesai dulu, baru mikir yang lain,” jawabnya ringan.

Kini, Sito berkomitmen membawa kemajuan bagi Padukuhan Kajor yang terdiri dari tiga dusun: Guyangan, Kenteng, dan Kajor.

Ia ingin mengembangkan potensi lokal seperti kesenian bregodo, tari, jatilan, jemparingan, serta UMKM pembuat ketupat menjadi daya tarik wisata.

“Saya ingin coba inovasi, mungkin digitalisasi atau teknologi, supaya warga lebih mudah. Potensi budaya dan ekonomi di sini besar,” katanya bersemangat.

Bagi Sito, jabatan dukuh bukan sekadar posisi, melainkan amanah pelayanan. “Intinya, bisa bermanfaat untuk warga. Itu poin terbesar,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


755 views