Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, BRIN Ungkap Alasan Idulfitri Bisa Beda Tanggal!

Ilustrasi. Open House Saat Idulfitri (Ist)
Ilustrasi. Open House Saat Idulfitri (Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Tanggal Lebaran 2026 berpotensi berbeda. Inilah penjelasan BRIN terkait perbedaan tanggal Idulfitri 2026! Yuk cek di sini!

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi adanya potensi perbedaan penetapan 1 Syawal pada tahun 2026 mendatang.

Warga Indonesia kemungkinan besar akan merayakan Lebaran di dua hari yang berbeda, 20 Maret dan 21 Maret 2026.

BACA JUGA:

Kriteria MABIMS vs kalender global

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa perbedaan ini berakar dari standar pengukuran hilal yang digunakan.

Versi Pemerintah (21 Maret 2026)

Berdasarkan kriteria MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi bulan pada maghrib 19 Maret 2026 di Asia Tenggara diprediksi belum cukup umur.

Tinggi hilal masih di bawah 3 derajat dan sudut elongasi belum menyentuh 6,4 derajat.

“Konfigurasi posisi Bumi, Bulan, dan Matahari belum mendukung visibilitas hilal di kawasan kita,” ujar Thomas.

Versi KHGT & Muhammadiyah (20 Maret 2026)

Di sisi lain, bagi penganut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dan Muhammadiyah, 1 Syawal diprediksi jatuh lebih awal.

Hal ini karena ijtimak (konjungsi) sudah terjadi sejak dini hari 19 Maret 2026.

Menurut Muhammadiyah, parameter global sudah terpenuhi di belahan bumi lain, sehingga secara otomatis masuk ke bulan baru.

PP Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/2025 telah memastikan posisi mereka. Menggunakan Parameter Kalender Global (PKG), Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.

Tunggu Sidang Isbat

Meski data astronomi sudah terpampang nyata, Thomas Djamaluddin mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang.

Keputusan resmi pemerintah Indonesia tetap akan bergantung pada Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama pada 19 Maret 2026 nanti.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*