Beasiswa OTS 2020-2021 Resmi Dibuka, Tanpa Tes Tertulis dan Wawancara

Awardees Orange Tulip Scholarship (OTS) 2019-2020
Para awardees Orange Tulip Scholarship (OTS) 2019-2020 di acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019 (KalderaNews/Fajar H)

JAKARTA, KalderaNews.com – Program beasiswa parsial ke Belanda yang cukup populer Orange Tulip Scholarship (OTS) tahun akademik 2020-2021 telah dibuka. Beasiswa parsial OTS ini termasuk program beasiswa yang nggak terlalu ribet. Seleksi beasiswa ini tidak akan ada proses wawancara langsung atau tes tertulis. Proses seleksi hanya sebatas berkas saja.

Education Promotion Officer Nuffic Neso Indonesia, Mohamad Maulana Taufik, menjelaskan penerima beasiswa OTS akan mendapatkan potongan biaya studi mulai dari 30%-100% atau hanya menawarkan tanggungan biaya hidup per bulan (tanpa potongan biaya studi).

“Sisa biaya yang tidak tertulis di dalam skema berarti tidak didanai beasiswa sehingga perlu ditanggung oleh penerima beasiswa dengan finansial pribadi atau sponsor lainnya,” tegasnya.

BACA JUGA:

Berikut ini kriteria pendaftar, proses pendaftaran dan dokumen yang diperlukan untuk apply beasiswa OTS 2020-2021:

Kriteria pendaftar Beasiswa OTS adalah warga negara Indonesia, tidak sedang menempuh studi pendidikan di Belanda atau bekerja di Belanda, saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima di salah satu universitas di Belanda peserta OTS, dan memenuhi syarat-syarat khusus yang dibutuhkan oleh skema Orange Tulip Scholarship yang didaftarkan.

Adapun proses pendaftarannya:

  • Akses Studyfinder untuk mengetahui institusi pendidikan tinggi (universitas) yang menawarkan program studi yang Anda minati.
  • Cek apakah institusi dan program studi yang Anda pilih terdaftar dalam Skema Orange Tulip Scholarship
  • Pelajari informasi tentang skema beasiswa yang ingin Anda daftarkan. Jika Anda memenuhi persyaratan, segera mulai proses pendaftaran ke universitas yang Anda tuju. Ikuti instruksi di website universitas dan kirimkan berkas-berkas yang diminta langsung ke universitas. Anda wajib telah melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke univeritas tertuju agar selanjutnya dapat mendaftar untuk OTS. Neso tidak menyediakan jasa proses pendaftaran ke universitas tertuju.
  • Tunggu konfirmasi dari universitas melalui e-mail / sistem online application (OSIRIS, StudieLink, etc). Konfirmasi tertulis dari universitas inilah yang perlu Anda lampirkan ketika mendaftar beasiswa OTS.
  • Secara umum yang perlu disiapkan adalah Formulir Pengajuan OTS, bukti pendaftaran ke institusi pendidikan tinggi Belanda yang terdaftar di dalam skema, dan Curriculum Vitae.

Secara lebih detail berikut cara mengirimkan dokumen pendaftaran dalam bentuk softcopy dengan rincian:

  • Berkas softcopy dalam bentuk Word atau PDF
  • Setiap file diberi nama jelas dalam Bahasa Inggris: [document name] – [applicant’s name]. Contoh: Admission Proof – Maulana Taufik
  • Total seluruh lampiran (attachment) maksimal 20MB dan tidak menyatukan dokumen menggunakan format Zip/Rar
  • Kirimkan dokumen melalui e-mail ke ots@nesoindonesia.or.id. Subyek e-mail: OTS 2020-2021 Application-[nama universitas]-[nama Anda]. Contoh: OTS 2020-2021 Application – University of Amsterdam – Maulana Taufik
  • Pastikan mendapatkan email konfirmasi (1-2 minggu) dari Nuffic Neso bahwa berkas telah kami terima dengan baik.

Informasi lengkap mengenai beasiswa OTS, KLIK: Orange Tulip Scholarship (OTS) 2020-2021. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*