3 Tips Dapat Teman Baru Saat Ospek Daring




Ospek daring masih merupakan hal baru. Bagaimana mendapatkan teman baru di perkuliahan jika interaksinya hanya secara daring?

JAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi Covid-19 masih terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hal ini berdampak pada kegiatan dunia akademik, salah satunya ospek. Ospek daring merupakan langkah untuk tidak membuat kerumunan, sehingga dapat mencegah penularan Covid-19. Akan tetapi, kegiatan tersebut masih merupakan hal baru. Bagaimana mendapatkan teman baru di perkuliahan jika interaksinya hanya secara daring? Berikut tips yang dapat mahasiswa baru lakukan.

Rutin Mengikuti Acara Daring Kampus

Sebenarnya menambah pertemanan secara daring sudah hal biasa, akan tetapi konteks perkuliahan yang membutuhkan pertemanan real life menjadi tantangan untuk interaksi daring saat ini. Cobalah untuk aktif mengikuti kegiatan acara daring kampus, baik untuk keperluan ospek atau bukan, untuk menambah jaringan pertemanan. Hal ini juga dapat melatih cara bersosialisasi antar mahasiswa baru (maba) dan kakak tingkat (kating).

BACA JUGA:

Aktif di Perkumpulan Kampus Daring

Suka tidak suka, mahasiswa baru dipaksa untuk tidak diam saja meskipun interaksi komunikasi secara daring. Biasanya, terdapat grup angkatan saat periode ospek berlangsung. Manfaatkan grup dan pertemuan daring lainnya untuk interaksi perdana dengan mahasiswa baru lainnya. Maba dapat berinisiatif untuk membuat perkumpulan via Zoom, Gmeet, atau aplikasi lainnya untuk perkenalan perdana.

Jangan Hilang-Hilangan Saat Tugas Ospek Daring

Hilang-hilangan saat mengerjakan tugas merupakan kebiasaan buruk saat interaksi secara daring. Secara luring saja masih bisa tidak kompak, apalagi daring? Cobalah untuk menunjukkan usaha pertemanan melalui kerja sama yang baik. Meskipun ospek dilaksanakan secara daring, tetaplah aktif dalam mengerjakan tugasnya. Dengan begitu, rasa canggung dapat berkurang saat bertemu secara langsung nanti.

Itulah tips mendapatkan teman baru saat ospek daring. Suka tidak suka, new normal di tengah pandemi memaksa maba untuk adaptasi secara daring. Semoga kecanggungan dapat berkurang pelan-pelan.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*