Kasus Covid-19 Menggila, Nadiem Makarim: PTM Bisa Ditunda Sementara




Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim (KalderaNews/Dok. BPMI)

JAKARTA, KalderaNews.com – Besar kemungkinan, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang rencana dimulai pada Juli 2021 ditunda di sejumlah daerah. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.

Nadiem beralasan, di beberapa daerah tengah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

BACA JUGA:

“Ada kemungkinan di daerah yang menerapkan PPKM tersebut, tidak bisa tatap muka terbatas. Tapi ini adalah suatu keharusan yang dialami semua sektor dalam dua minggu itu ada pembatasan,” ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI.

Terkait PPKM mikro, menurut Nadiem, PTM terbatas tidak dapat digelar. Aturan pembatasan juga sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang ditandatangani pada akhir Maret lalu.

“Itu sudah menjadi bagian dari SKB, bahwa PPKM bisa menganulir selama dua minggu pembelajaran tatap muka terbatas,” ujar Nadiem.

Tetapi, lanjut Nadiem, sebaiknya hal itu tidak membuat semua pihak khawatir akan adanya perubahan dalam aturan menjelang PTM terbatas. Sebab, PPKM akan menjadi instrumen pemerintah untuk mengambil keputusan apakah melanjutkan atau menunda PTM terbatas di daerahnya.

“Jadi lanjutkan saja proses SKB-nya, kalau PPKM terjadi di daerah Anda, mungkin akan berhenti PTM terbatasnya, tetapi ingat hanya untuk dua minggu tersebut,” kata Nadiem.

Nadiem tetap meminta semua sekolah menyiapkan opsi PTM terbatas, meskipun daerahnya melakukan PPKM mikro ataupun tidak.

“Semua sekolah sudah harus siap-siap. Mau itu daerah akan dimasukkan dalam PPKM atau tidak, harus sudah mulai siap-siap,” tegas Nadiem.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*