Dear Mahasiswa Vokasi, Inilah Syarat dan Manfaat Program Beasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat




Ilustrasi: Mahasiswa baru. (KalderaNews.com/Ist.)
Ilustrasi: Mahasiswa baru. (KalderaNews.com/Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diksi Kemendikbudristek) menggelar Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka. Beasiswa ini merupakan bagian dari Program Kampus Merdeka Vokasi 2021 bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto mengatakan, “Program ini didesain untuk memberi kesempatan bagi para mahasiswa yang sungguh-sungguh dan benar-benar terbaik, para calon pemimpin. Di sisi lain, industri wajib melatih dan memberi pemagangan berbasis project.”

BACA JUGA:

Sasaran program adalah mahasiswa jenjang diploma dua, diploma tiga, maupun sarjana terapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) yang melaksanakan kolaborasi bersama LPDP.

“Pokoknya, sebelum lulus, jangan sampai mahasiswa belum pernah terjun ke air. Dua program ini memastikan mahasiswa siap berenang di lautan setelah lulus dari kampus,” ucap Dirjen Wikan.

Dana beasiswa kedua program dilakukan LPDP disalurkan melalui bank penyalur yang ditetapkan. Komponen pembiayaan antara lain dana pendidikan/pemagangan, dana pendukung seperti bantuan hidup dan dana asuransi, serta dana pendukung bagi penyandang disabilitas seperti dana transportasi pendamping, dana asuransi kesehatan pendamping, dan lain-lain.

Sementara, Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Ditjen Diksi, Ahmad Saufi mengatakan, “Kami terus memperkuat kualitas lulusan PTV seluruh jenjang agar mampu menghadapi persaingan global dan beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri baik di dalam dan di luar negeri. Kami juga berharap dapat meningkatkan link and match antara sumber daya manusia vokasi dengan DUDI.”

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso mengungkapkan dukungannya pada program ini. Ia mengatakan, LPDP diamanatkan untuk mendukung dan mengembangkan tidak hanya S-2 dan S-3, tapi kini juga pendidikan vokasi.

“Mahasiswa, manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Kawan-kawan dosen, berikanlah kesempatan pada mahasiswa memanfaatkan program ini karena keadaan semakin tak terduga, dan kita harus dapat beradaptasi terhadap perubahan ini,” ujar Dwi Larso.

Program Magang Bersertifikat

Program Magang Bersertifikat merupakan program pemagangan yang mengeluarkan sertifikat Kampus Merdeka. Program ini memberi otonomi pada lembaga pendidikan dan mahasiswa untuk memilih bidang yang diminati guna meningkatkan kompetensi lulusan. Tujuannya tak lain agar lulusan lebih siap dan profesional untuk menjawab kebutuhan jaman.

Perwakilan dari Politeknik Manufaktur Bandung, Dindin Sulaeman menjabarkan persyaratan program yang harus dipenuhi oleh mahasiswa, yaitu:

  • Mahasiswa harus memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional maupun LoA/registrasi pendaftaran atau sejenisnya dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI), instansi pemerintah, BUMN/BUMD atau lembaga pendidikan yang memiliki sertifikat.
  • Pelamar berusia paling tinggi 25 tahun per tanggal 31 Desember 2021 dan punya indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 dari skala 4.
  • Mahasiswa juga telah menyelesaikan studi minimal 2 semester untuk program Diploma Dua, minimal 4 semester untuk Diploma Tiga dan minimal 6 semester Sarjana Terapan berasal dari PTPPV dalam negeri.
  • Mahasiswa harus aktif dan terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), serta berasal dari program studi pada perguruan tinggi vokasi binaan Kemendikbudristek yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal B atau Baik dan sedang menyusun tugas akhir studi.

Dindin menyampaikan, bahwa terdapat 110 perusahaan mitra dengan total kuota 9.034 posisi untuk Program Magang Bersertifikat. Beberapa contoh sektor pekerjaan yang ditawarkan adalah teknologi, kesehatan, BUMN, multilateral dan nonprofit, serta bidang profesional lainnya.

Keluaran Program Magang Bersertifikat ini, dijelaskan Dindin, adalah sertifikat atau surat keterangan mengikuti program, bukti mengikuti sertifikasi kompetensi, serta laporan magang dan/atau hasil prototipe yang dapat diimplementasikan setelah mengikuti program.

Magang Bersertifikat ini setara 20 SKS, berlangsung selama satu semester, dan dapat dikonversikan nilainya menjadi pengakuan SKS di kampus, serta terdapat evaluasi selama dan sesudah magang.

Program Studi Independen Bersertifikat

Studi Independen Bersertifikat merupakan program di mana mahasiswa dapat memilih Studi Independen ataupun pembelajaran singkat atau kursus, kuliah singkat, dan sejenisnya yang diadakan, baik oleh dunia kerja skala menengah, besar, nasional, dalam negeri atau luar negeri, maupun lembaga pendidikan dalam negeri atau luar negeri yang diakui Kemendikbudristek dengan program studi yang sama maupun sejenis.

Tujuan program Studi Independen Bersertifikat adalah belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar perkuliahan, sehingga mahasiswa mendapatkan penguasaan kompetensi spesifik dan praktis dicari DUDI. Mahasiswa bisa mendapatkan hard skills dan soft skills agar makin mantap memasuki DUDI dan kariernya.

Mahasiswa yang mengikuti Studi Independen Bersertifikat akan mendapatkan sertifikat atau surat keterangan pernah mengikuti program, bukti telah mengikuti sertifikasi kompetensi, serta laporan Studi Independen atau pembelajaran singkat atau kursus. Pada akhir program, peserta juga harus mengikuti sertifikasi kompetensi secara penuh di lembaga tersebut.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*