Tip Memilih Sistem e-Learning yang Tepat Buat Pelajar

Dosen Bahasa Indonesia Institut Teknologi Telkom Purwokerto, M. Lukman Leksono, S.Pd., M.Pd
Dosen Bahasa Indonesia Institut Teknologi Telkom Purwokerto, M. Lukman Leksono, S.Pd., M.Pd (KalderaNews/Dok. Pribadi)

Oleh: M. Lukman Leksono, S.Pd., M.Pd *

PURWOKERTO, KalderaNews.com – Pada masa-masa pandemi covid-19 saat ini, teknologi dan informasi yang berkembang begitu cepat merambah ke dalam berbagai aspek kehidupan tanpa terkecuali termasuk bidang pendidikan.

Perkembangan ini merupakan suatu upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang dengan jalan memperkenalkan pembaruan-pembaruan yang membawa kecenderungan menuju perbaikan kualitas pendidikan.

Pembaruan terjadi seiring dengan perputaran zaman yang tidak ada hentinya dan terus berputar sesuai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini mengenai kebutuhan layanan individual terhadap peserta didik dan segala macam perbaikan terhadap kesempatan belajar bagi peserta didik telah menjadi faktor utama timbulnya suatu pembaruan dalam pendidikan.

BACA JUGA:

Pembaruan yang terjadi dalam dunia pendidikan dapat meliputi banyak hal, karena pendidikan merupakan suatu yang kompleks, yang tidak dapat dipisahkan antara satu dan lainnya.

Pembaruan atau inovasi yang harus dilakukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia meliputi aspek pengembangan teknologi yang digunakan dalam proses pendidikan, sistem pendidikan yang diterapkan, bahkan inovasi yang berhubungan langsung dengan proses pembelajaran yaitu inovasi mengenai kurikulum, strategi belajar, metode pengajaran atau model yang diterapkan dalam proses belajar mengajar.

Digital Learning (e-Learning)

Digital learning atau yang sering kita sebut e-learning merupakan salah satu metode pembelajaran berbasis digital yang memanfaatkan koneksi jaringan internet serta web server sebagai penyedia layanan utama.

Pada penerapan metode pembelajaran e-learning sendiri, biasanya dapat dilakukan mengirimkan file atau bahan ajar berupa materi pembelajaran, video pembelajaran dan lain- lain. Jadi, pembelajaran elektronik e-learning dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun asalkan terkoneksi dengan jaringan internet yang memadai ke web server e-learning. Selain itu, pandemi Covid-19 menuntut para pelajar Indonesia untuk mengikuti sistem e-learning jarak jauh atau PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) di rumah masing–masing.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Farisi, 2012) menyatakan bahwa salah satu faktor terpenting tingginya tingkat keberterimaan PJJ/BJJ di dunia, termasuk Indonesia, adalah karena fleksibilitasnya yang tinggi dalam mengeliminasi berbagai keterbatasan yang selama ini dihadapi oleh pendidikan tatap muka untuk menyediakan akses pendidikan bagi semua orang, seperti usia, lokasi geografis, keterbatasan waktu, dan situasi ekonomi.

Namun, dalam prosesnya pembelajaran e-learning sering kali mengalami beberapa masalah yang mengganggu kenyamanan para pelajar. Oleh karena itu, penting sekali bagi pelajar untuk memilih sistem e-learning dengan tepat sehingga aman dan nyaman untuk digunakan. Berikut tip memilih sistem e-learning yang tepat sasaran antara lain:

  1. Pilih sistem e-learning yang memberikan kemudahan dalam akses pembelajaran, artinya Anda bisa memilih platform e-learning yang memang memberikan kemudahan dalam akses pembelajaran melalui gadget, laptop, atau PC. Contoh platform yang populer digunakan yaitu, zoom meeting, google meet, atau google clasroom.Sehingga nantinya akan meminimalisir terjadinya kerumitan dan kurang fokus para pelajar saat proses pembelajaran berlangsung.
  2. Pilih metode pembelajaran e-learning yang mudah dalam pengaturan. Pastikan memilih metode pembelajaran e-learning dengan platform yang mudah untuk diatur. Baik itu dari segi konten, siswa virtual maupun dokumen pembelajaran lainnya.
  3. Pembelajaran e-learning yang bersifat kompatibel. Maksud dari kompatibel ini adalah proses pembelajaran e-learning dapat diakses dengan berbagai format. Sebagai contoh seperti format PDF, video YouTube dan lain sebagainya.
  4. Pembelajaran e-learning yang menawarkan kemudahan dan harga yang terjangkau. Jika sistem e-learning menawarkan layanan berbayar, sebaiknya memilih harga yang benar-benar terjangkau dan memberikan kemudahan dalam mengakses materi pembelajaran yang diberikan. 

Jadi, dalam penggunaan e-learning seharusnya bisa menjadi alternatif terbaik untuk menjalankan proses belajar mengajar selama masa pandemik. Ditambah e-learning memiliki fitur-fitur yang dapat menggantikan proses belajar mengajar dalam kelas sehingga dapat memenuhi tujuan yang diharapkan dalam proses pembelajaran. Selain itu, e-learning memberi kemudahan akses bagi para pelajar untuk mencari materi-materi ajar dari berbagai sumber belajar.

* M. Lukman Leksono, S.Pd., M.Pd. Dosen Bahasa Indonesia Institut Teknologi Telkom Purwokerto.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*