Anak Terus Belajar Pakai Laptop? Ini 3 Pengaruh pada Perilakunya




Ilustrasi belajar daring di rumah (KalderaNews/Ist)
Ilustrasi belajar daring di rumah (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Zaman terus bergulir, teknologi juga terus berkembang. Cara belajar antara zaman orang tua dan anak juga sudah pasti berubah. Kecanggihan teknologi yang dipadu dengan kemudahan memberika kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa zaman now untuk dapat belajar di mana saja.

Salah satu  gawai yang menjadi pilihan para pelajar, mahasiswa, dan orang tua adalah laptop. Laptop terbukti efisien dan mudah dibawa ke mana-mana. Selain itu, laptop juga memberikan banyak kemudahan lain seperti mencatat, menulis, mengedit lebih cepat serta membuat lebih nyaman dan mudah saat belajar kelompok.

BACA JUGA:

Orang tua juga merasa anak yang belajar dengan laptop menjauh jauh tertata rapi, dibanding hanya dengan catatan kertas atau memakai ponsel. Namun, apakah orang tua sadar bahwa kebiasaan ini ternyata juga membawa pengaruh pada perilaku anak? Inilah pengaruh penggunaan laptop untuk belajar pada  perilaku anak .

Tidak suka membuang waktu

Anak yang terbiasa menulis dengan cepat menggunakan laptop akan terbiasa bergerak dengan cepat dan tidak menyukai melakukan sesuatu yang memakan waktu lama seperti menunggu. Anak juga menghindari berleha-leha dan menyelesaikan pekerjaan dengan lamban.

Anak jadi menginginkan semuanya berjalan dengan cepat dan sesuai target atau ekspektasinya. Termasuk ketika ingin mencari suatu informasi yang dibuthkan, ia ingin segera mendapat hasilnya hany adengan mengetikkan suatu kata kunci tertentu. Jika ia merasa lingkungan sekitarnya terlalu lama dalam melakukan sesuatu, ia tidak akan sungkan memperlihatkan raut bosannya.

Fleksibel

Setiap hari, anak yang bekerja dengan laptop pasti merasa terbantu dan segala hal terasa mudah untuk dihapus maupun diedit, hal ini akan membuat anak mempunyai sifat yang lebih fleksibel. Mereka akan mudah belajar apa saja, kapan pun, dan di mana pun.

Selain itu, fleksibilitasnya ini yang mampu membuat anak menjadi lebih mudah beradaptasi dengan orang lain maupun di lingkungan baru. Oleh karenanya, wajar jika banyak anak yang belajar dengan baik melalui beragam platform belajar daring.

Lebih tertata rapi

Membuat catatan digital, mengerjakan tugas-tugas tanpa coretan, dan menyimpan materi pelajaran pada folder-folder akan membiasakan anak menjadi pribadi yang lebih tertata rapi. Misalnya dengan mengategorikan buku-buku atau barang lainnya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak merasa laptop sangat membantu hidup mereka mejadi lebih terorganisasi dengan baik.

Itulah tiga pengaruh yang dapat terjadi pada anak yang terus menerus belajar dengan menggunakan laptop. Pastikan anak juga minum yang cukup dan mengistirahatkan matanya bila lelah di depan layar laptop. Agar senantiasa sehat dan bugar.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*