Kamu Wajib Tahu, Inilah 7 Langkah Mitigasi Bencana Gempa Bumi




Gempa bumi. (Ist.)
Gempa bumi. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat menelan korban jiwa dan mengakibatkan kerusakan. Mari belajar dari bencana ini!

Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan cincin api Pasifik atau Ring of Fire, di mana sebagian besar wilayah negara ini adalah daerah rawan gempa bumi.

Sebagai wilayah yang sering mengalami gempa bumi, maka penting bagi kamu untuk memahami langkah antisipasi atau mitigasi bencana gempa bumi.

BACA JUGA:

Dikutip dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada beberapa langkah mitigasi gempa yang bisa dilakukan:

Bersembunyi di bawah meja

Saat gempa bumi terjadi, maka kamu dapat melindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau benda-benda yang bisa melindungi dari potensi bangunan runtuh.

Saat gempa terjadi, kamu dilarang berdiri di depan ambang pintu. Berlindung di bawah meja adalah tempat yang aman.

Sebagian besar cedera dan kematian akibat gempa bumi disebabkan oleh jatuhnya benda-benda dan reruntuhan bangunan yang menimpa anggota tubuh.

Lari ke tempat terbuka

Ketika gempa terjadi, sebaiknya menghindari bangunan yang ada di sekitar, seperti gedung, tiang listrik atau pepohonan. Perhatikan pula lokasi tempat berpijak dan hindari apabila terjadi retakan tanah.

Turun dari kendaraan

Bila sedang mengendarai mobil atau kendaraan, sebaiknya segera hentikan kendaraan lalu turun dan menjauh dari mobil, hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

Menjauh dari pantai

Gempa besar dengan skala yang besar, sebaiknya kamu segera menjauh dari kawasan pantai. Gempa besar yang berpusat di laut dengan skala di atas M 7, dapat memicu tsunami, gelombang pasang air laut yang tinggi yang dapat mencapai daratan.

Hindari potensi longsor di daerah pegunungan

Jika saat terjadi gempa bumi, kamu berada di daerah pegunungan atau perbukitan, maka langkah mitigasi gempa bumi yang sebaiknya kamu dilakukan yakni segera menyelamatkan diri ke tempat terbuka untuk menghindari longsoran material.

Jangan gunakan elevator atau lift

Saat gempa bumi terjadi dan sedang berada di dalam gedung atau tempat yang ramai, maka disarankan agar kamu keluar dengan tertib dan tidak menggunakan elevator atau lift, turunlah melalui tangga darurat.

Waspada gempa susulan

Setelah gempa bumi terjadi, kamu dapat memeriksa lingkungan sekitar, misal adakah kebocoran gas, kebakaran, hubungan arus pendek listrik dan lain sebagainya.

Sebaiknya tidak memasuki rumah atau bangunan yang sudah terdampak, karena kemungkinan adanya reruntuhan bisa membahayakan diri.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*