Anak-anak Korban Gempa Masih Trauma, UAS Wajib Pakai Pola Ramah




Pelajar korban gempa Cianjur
Pelajar korban gempa di Cianjur (KalderaNews/Ist)

CIANJUR, KalderaNews.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi berpesan kepada kepala sekolah dan kantor cabang dinas untuk melaksanakan ujian akhir semester (UAS) memakai pola-pola yang ramah anak karena ada anak yang masih dalam kondisi traumatis.

“Mengingat, di awal Desember siswa melaksanakan ujian akhir semester,” tuturnya.

Sedangkan untuk satuan pendidikan yang terdampak gempa, lanjutnya, diimbau melakukan pembersihan lokasi.

BACA JUGA:

“Terutama yang kerusakannya di atas 50%, akan kita ajukan bantuan pendirian tenda-tenda untuk proses belajar mengajar,” ucapnya.

Selain itu, tambahnya, akan ada tim konsultan yang menilai kelayakan bangunan sekolah, apakah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar atau tidak.

“Kita pun sudah menyampaikan kepada Kemendikbud akan segera melakukan perbaikan sarana-sarana, baik yang bersumber dari DAK pusat, APBD, CSR ataupun dari anggaran tak terduga,” paparnya.

Namun menurut Kadisdik, jika dianggap membahayakan, pihaknya akan memproses kajian dari konsultan sehingga bisa dibangun ulang.

Kadisdik pun meminta doa bagi keselamatan para korban.

“Mohon doanya, semoga diberikan keselamatan dan kelancaran,” ucapnya.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*