
Viral video memperlihatkan seorang siswi menangis setelah kerudung baru dipotong guru. Peristiwa itu memicu tanggapan warganet.
JAKARTA, KalderaNews.com- Media sosial tengah diramaikan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang siswi menangis usai kerudung barunya dipotong oleh seorang guru.
Video tersebut menjadi viral dan memicu beragam tanggapan dari warganet karena kerudung yang dipotong disebut merupakan hadiah dari sang ayah.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang guru memotong bagian kerudung yang dikenakan siswi tersebut.Usai dipotong, reaksi siswi menjadi sorotan karena tampak tidak kuasa menahan kesedihan atas kejadian yang dialaminya.
BACA JUGA:
- Siswa di Riau Dikeluarkan Sekolah, Diduga karena Orangtuanya Protes Uang Hadiah Lomba yang Dipotong
- Viral, Aksi Perundungan Siswi SMP Negeri di Kota Serang, Sudah 5 Bulan Lalu, Polisi Kok Masih Selidiki
- Viral di Sosial Media! Bocah SD di Madura Nekat Kendarai Mobil Pickup dan Bawa Puluhan Anak Sekolah
Kerudung dipotong oleh sang guru tanpa alasan jelas
Unggahan video yang diunggah oleh akun @ponorogo_trending tersebut menyebut bahwa kerudung yang dipotong merupakan kerudung baru pemberian ayahnya.
Narasi itu kemudian memancing perhatian publik dan memunculkan perdebatan di berbagai platform media sosial.
“Siswi Ini Menangis Sedih Karena Guru Memotong Kerudung Baru Pemberian Ayahnya, Tuai Sorotan publik,” demikian keterangan yang menyertai video tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara pasti alasan di balik tindakan guru tersebut. Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan dasar atau aturan yang melatarbelakangi pemotongan kerudung itu.
Sebagian netizen menilai tindakan tersebut kurang tepat dan berpotensi memengaruhi kondisi psikologis siswa.
Warganet pertanyakan aksi sang guru potong kerudung
Sejumlah komentar menyayangkan tindakan pemotongan kerudung yang dilakukan tanpa penjelasan yang jelas. Ada pula yang menilai guru seharusnya lebih mengedepankan komunikasi dengan siswa maupun orang tua apabila memang terdapat aturan tertentu terkait seragam sekolah.
“Ngapain dipotong? Aneh,” tulis salah seorang warganet.
Komentar lain mempertanyakan alasan di balik tindakan tersebut agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kasih penjelasannya kenapa dipotong supaya tidak menimbulkan hal tidak baik,” tulis netizen lainnya.
Banyak pengguna media sosial juga meminta pihak sekolah maupun guru terkait memberikan klarifikasi sehingga publik dapat memahami konteks sebenarnya dari kejadian tersebut.
“Apa maksud Bu guru potong itu? Harus dijelaskan biar tidak timbul polemik,” komentar seorang pengguna media sosial.
Meski demikian, tidak sedikit pula warganet yang mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menghakimi sebelum mengetahui kronologi lengkap dan alasan yang mendasari tindakan tersebut.
“Jangan Asal Menilai Kalo Belum Tau Alasan nya,” tulis salah satu netizen.
Pendapat serupa juga disampaikan pengguna lain yang meminta masyarakat untuk mencari informasi lebih lengkap sebelum membentuk opini.
“Sebelum share alangkah baiknya menggali fakta terlebih dahulu. Jangan menggiring opini liar. Saring sebelum sharing,” tulis netizen lainnya.
Ada pula yang mengajak masyarakat untuk melakukan tabayun atau mencari kejelasan terlebih dahulu agar tidak terjadi fitnah maupun kesimpulan yang keliru.
Menurut mereka, perlu diketahui lebih lanjut apakah terdapat aturan khusus di lingkungan sekolah atau alasan lain yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Di sisi lain, beberapa warganet menyoroti pentingnya mempertimbangkan kondisi psikologis siswa dalam penerapan aturan sekolah.
Mereka menilai pendekatan komunikasi dan pembinaan akan lebih efektif dibanding tindakan yang berpotensi membuat siswa merasa malu atau sedih.
Hingga video tersebut viral, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan latar belakang maupun alasan pemotongan kerudung yang dilakukan guru kepada siswi tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply