BEM SI Jatim Siap Turun ke Jalan, Hentikan MBG, Stop Militerisme!

Demo Mahasiswa
Aksi long march mahasiswa UGM di bawah guyuran hujan menuju Pertigaan Gejayan Yogyakarta, Sabtu, 13 Juni 2026 (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Gelombang protes mahasiswa meluas ke Jawa Timur. BEM SI Jatim bersiap gelar aksi massa susulan dengan membawa lima tuntutan kritis.

SURABAYA, KalderaNews.com – Eskalasi gerakan mahasiswa di tingkat nasional kian memanas. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Jawa Timur memastikan diri akan segera turun ke jalan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Aksi ini menyusul gelombang demonstrasi besar yang dimotori oleh BEM Universitas Indonesia (UI) dan aliansi berbagai kampus di Jakarta sejak Jumat, pekan lalu.

Koordinator Wilayah BEM SI Jatim, Muhammad Aqomaddin, menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah menggelar konsolidasi.

BACA JUGA:

Saat ini, aliansi mahasiswa di hilir timur Jawa tersebut sedang mematangkan strategi dan koordinasi massa.

“Kami berencana menggelar aksi pada hari Rabu. Untuk titik lokasi pastinya akan diputuskan setelah rapat teknis lapangan (teklap) dan pengecekan kondisi real di darat,” ujar Aqomaddin.

Gerakan ini merupakan akumulasi dari kegelisahan akademika terhadap arah kebijakan nasional saat ini.

5 tuntutan BEM SI Jatim

Setidaknya, ada lima tuntutan utama yang akan disuarakan oleh BEM SI Jatim dalam aksi paruh pekan tersebut, di antaranya:

  1. Penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) & Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
  2. Pencabutan UU POLRI & UU TNI yang dinilai kontroversial.
  3. Tuntutan penurunan harga BBM yang kian mencekik.
  4. Penolakan tegas terhadap segala bentuk militerisme.
  5. Desakan kepada pemerintah untuk segera melakukan penguatan nilai tukar rupiah.

Sentimen daerah kian solid

Sinyal perlawanan dari Jawa Timur sebenarnya sudah mulai terbaca sejak pekan lalu.

Sebelum BEM SI Jatim mematangkan rencana aksi ini, BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) telah lebih dulu memantik pemikiran kritis publik lewat rilis pernyataan sikap bertajuk “7 Desakan Darurat Ekonomi” pada Kamis, 11 Juni 2026.

Untuk memaksimalkan jumlah massa dan mematangkan taktik di lapangan, BEM SI Jatim menjadwalkan konsolidasi lanjutan pada Selasa, 16 Juni 2026.

Sejumlah perwakilan dari berbagai universitas negeri maupun swasta di Jawa Timur dipastikan bakal merapatkan barisan guna memastikan aksi Rabu besok berjalan dengan masif dan tertib.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*