Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa yang Gelar Demo Hari Ini di Bundaran HI

Aksi long march BEM UI menuju Bundaran HI Jakarta (KalderaNews/Ist)
Aksi long march BEM UI menuju Bundaran HI Jakarta (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Mahasiswa menggelar demonstrasi di sejumlah kota dan Bundaran HI membawa 20 tuntutan yang dirangkum dalam skema 11+9.

JAKARTA, KalderaNews.com– Aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di berbagai daerah pada Senin (15/6/2026). Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, sejumlah kota yang menjadi lokasi aksi antara lain Jakarta, Semarang, hingga beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Di Jakarta, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) dijadwalkan menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selain itu, mahasiswa dari Institut STIAMI, Universitas Trilogi, dan Universitas Paramadina juga turut menggelar demonstrasi pada hari yang sama.

Sementara itu di Sumatera Selatan, BEM Nusantara Sumsel bersama sejumlah BEM perguruan tinggi lainnya mengadakan aksi di Kantor DPRD Sumatera Selatan.

BACA JUGA:

Massa yang terlibat diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 orang dengan membawa lima tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dan berbagai persoalan nasional yang dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.

Di Kota Padang, aksi salah satunya digelar oleh BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (Unand). Mereka mengusung gerakan bertajuk “Indonesia Sekarat” yang dipusatkan di Kantor DPRD Sumatera Barat.

Aksi 11+9 di Bundaran HI

Selain aksi di berbagai daerah, sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi yang tergabung dalam aliansi juga menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Aksi tersebut mengusung tema 11+9=? #SelamatkanIndonesia #Perbaikihiduprakyat. Sejak pagi, aparat kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik mulai dari kawasan Bundaran HI hingga Dukuh Atas.

Di kawasan Dukuh Atas, personel kepolisian tampak berjaga di sekitar Gedung Thamrin Nine. Sejumlah kendaraan taktis dan bus yang mengangkut personel Brimob juga telah ditempatkan di sekitar lokasi aksi.

Massa demonstran turun ke jalan untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang dirangkum dalam Tuntutan 11+9.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (FMN), Muhammad Rizaldy, mengatakan peserta aksi akan berkumpul terlebih dahulu sebelum bergerak menuju Bundaran HI.

“Hari ini kawan-kawan yang tergabung dari berbagai organisasi dan aliansi akan menggelar aksi, kami berkumpul di satu titik kumpul, lalu akan long march menuju Bundaran HI, sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Rizaldy.

Menurut dia, aksi tersebut melibatkan berbagai organisasi lintas kampus dan daerah yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai).

“Kami aksi bersama Aliansi PERISAI (Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis) yang isinya FMN Pusat, GMNI Jaksel, KABMU UNAS, KBM UT Jakarta, Sentral Perjuangan Pemuda, lalu Aliansi Cipayung Plus Jakbar, dan kawan-kawan GMNI Jakpus, GMNI Depok,” jelas Rizaldy.

Pergerakan massa dipusatkan dari sisi selatan Bundaran HI atau kawasan Dukuh Atas menuju titik aksi utama.

Tuntutan 11+9 yang Dibawa Massa

Aliansi Perisai membawa total 20 tuntutan yang terdiri dari 11 tuntutan mendesak dan 9 tuntutan umum.

“Tuntutan kami itu adalah 11+9 tuntutan, yaitu ada 11 tuntutan mendesak dan 9 tuntutan umum,” tegas Rizaldy.

11 Tuntutan Mendesak

  1. Hentikan kenaikan harga BBM dan harga bahan pokok rakyat.
  2. Segera perbaiki pelemahan nilai tukar rupiah.
  3. Hentikan program MBG dan koperasi desa/kelurahan merah putih yang sarat KKN.
  4. Hentikan gelombang PHK massal yang mengancam kesejahteraan buruh.
  5. Cabut UU Polri.
  6. Hentikan pembangunan batalion teritorial TNI.
  7. Perbaiki defisit APBN dan hentikan pemborosan anggaran pertahanan serta keamanan.
  8. Naikkan upah untuk kesejahteraan guru honorer secara layak.
  9. Tolak sekolah rakyat, alokasikan dana pendidikan sesuai amanat konstitusi dan pemerataan akses pendidikan di daerah 3T.
  10. Transparansi BPI Danantara dan buka mekanisme pelaksanaannya kepada publik.
  11. Copot Menteri Keuangan, Menko Perekonomian, dan Menteri ESDM atas kegagalan menjaga stabilitas sektor masing-masing.

9 Tuntutan Umum

  1. Hentikan penggusuran dan perampasan tanah di perkotaan maupun pedesaan.
  2. Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai merugikan masyarakat.
  3. Mendukung hak rakyat Papua atas tanah dan penentuan nasibnya sendiri.
  4. Hentikan percepatan PTN-BH dan kenaikan biaya pendidikan.
  5. Naikkan upah buruh berdasarkan kebutuhan hidup layak.
  6. Hentikan kekerasan, intimidasi, dan kriminalisasi terhadap aktivis.
  7. Hentikan militerisasi dan tegakkan supremasi sipil.
  8. Hentikan kekerasan terhadap perempuan dan lawan budaya feodal-patriarkal.
  9. Wujudkan industri nasional berbasis reforma agraria sejati.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*