
Jangan panik jika Jakarta mendadak gelap malam ini! Pemprov DKI sengaja mematikan lampu serentak, ini alasan di baliknya.
JAKARTA, KalderaNews.com – Warga ibu kota diimbau tidak terkejut jika mendapati sejumlah sudut kota mendadak gulita pada Sabtu malam, 13 Juni 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengumumkan bakal memadamkan lampu di berbagai titik strategis selama satu jam penuh, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Langkah berani yang diumumkan melalui akun Instagram resmi @dkijakarta ini diambil bukan karena gangguan listrik, melainkan sebagai aksi nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup.
BACA JUGA:
- BRIN Ungkap Ancaman Nyata Sesar Aktif Daratan Jawa!
- Pasifik “Membara”, Jejak Horor Super El Niño yang Mengguncang Dunia
- Siap-Siap Menggigil! Udara Dingin ‘Bediding’ Mulai Kepung Indonesia
Melalui pemadaman simbolis ini, bumi diberikan ruang bernapas sejenak dari kepungan polusi dan konsumsi energi yang masif.
“Aksi serentak di 5 wilayah Jakarta ini bukan sekadar simbol, melainkan langkah nyata menghemat energi dan menekan emisi karbon,” tulis pihak Pemprov DKI Jakarta.
Ini lokasi pemadaman listrik
Aksi hemat energi ini dipastikan akan mengubah wajah malam Jakarta secara drastis. Seluruh gedung perkantoran milik Pemprov DKI Jakarta dipastikan akan mematikan lampunya.
Tak hanya itu, sejumlah simbol ikonik ibu kota juga akan ikut “tertidur” dalam gelap, di antaranya:
- Monumen Nasional (Monas)
- Bundaran Hotel Indonesia (HI)
- Patung Arjuna Wiwaha
- Patung Pemuda
- Patung Pahlawan
- Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Selain gedung pemerintah dan ikon kota, jalan-jalan protokol di lima wilayah kota administrasi juga akan mengalami pemadaman, mulai dari kawasan Jalan MH Thamrin dan Sudirman di Jakarta Pusat, Jalan Rasuna Said di Jakarta Selatan, Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat, Jalan Yos Sudarso di Jakarta Utara, hingga kawasan Jalan Dr. Sumarno di Jakarta Timur.
Sektor vital tetap aman
Meski gerakan ini masif, Pemprov DKI memastikan pelayanan publik yang bersifat vital tidak akan terganggu.
Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), dan klinik akan tetap menyala normal demi keselamatan pasien.
Di sisi lain, Pemprov DKI memberikan imbauan kuat kepada pengelola gedung swasta, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, hingga apartemen untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan satu jam tanpa lampu ini.
Bukan sekadar simbol
Aksi ini terbukti bukan sekadar seremonial belaka. Berdasarkan data evaluasi Pemprov DKI pada aksi serupa yang digelar 25 April 2026 lalu, pemadaman lampu selama 60 menit berhasil mencatatkan angka yang fantastis:
- Penghematan listrik mencapai 96,91 mWh.
- Menekan anggaran hingga Rp 140.226.312.
- Berhasil mengurangi beban gas rumah kaca sebesar 77,53 ton karbon dioksida ekuivalen.
Dengan rekam jejak keberhasilan tersebut, partisipasi aktif dari seluruh warga dan pelaku usaha malam ini diharapkan mampu memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi kelestarian lingkungan global.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply