3 Titik Lokasi Demo Jakarta Hari Ini 11 Juni, Mahasiswa Tuntut Hal Ini

Aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/5/2026) sore
Aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/5/2026) sore (KalderaNews/BEM SI)
Sharing for Empowerment

Tiga titik demo di Jakarta pada 11 Juni 2026 dipadati mahasiswa. Simak lokasi aksi dan tuntutan yang disuarakan.

JAKARTA, Kalderanews.com- Pengguna jalan yang melintas di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026) perlu menyesuaikan kembali rute perjalanannya.


Pasalnya, terdapat tiga aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di sejumlah titik strategis dan diperkirakan berdampak pada kepadatan lalu lintas.

Meski penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional, masyarakat diimbau menghindari area sekitar lokasi aksi guna mengurangi potensi terjebak kemacetan.

BACA JUGA:

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan ada tiga kelompok massa yang dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi pada hari ini.

“Jam 11.00 WIB di depan Kantor Pusat Bank BRI,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026).

Selain itu, massa dari Forum Perjuangan Maluku Utara juga akan menggelar aksi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, mulai pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, demonstrasi lainnya akan dilakukan oleh Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan bersama sejumlah elemen massa lain di Jalan Merdeka Selatan mulai pukul 13.00 WIB.

3 Titik Lokasi Demo Jakarta

1.Jalan Sudirman

Lokasi pertama berada di depan Kantor Pusat BRI di Jalan Jenderal Sudirman. Kawasan ini merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Jakarta Selatan dengan pusat kota sehingga berpotensi mengalami kepadatan.

Dari Arah Semanggi ke Jakarta Pusat

Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof Dr Satrio – Casablanca – Menteng

Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan MT Haryono – Cikini – Menteng

Semanggi – Jalan KH Mas Mansyur – Tanah Abang – Harmoni

Dari Arah Bundaran HI ke Jakarta Selatan

Bundaran HI – Jalan Imam Bonjol – Jalan Diponegoro – Jalan Proklamasi – Jalan Ahmad Yani

Bundaran HI – Jalan Kebon Sirih – Jalan Fachrudin – Jalan KH Mas Mansyur

2. Kebon Sirih, Jakarta Pusat

Aksi kedua berlangsung di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih. Lokasi tersebut menjadi penghubung kawasan Menteng, Tanah Abang, dan Gambir sehingga berpotensi memicu perlambatan arus kendaraan.

Alternatif dari Arah Tanah Abang ke Menteng

Jalan Fachrudin – Jalan KH Wahid Hasyim – Jalan Sabang – Menteng

Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit – Jalan Juanda – Cikini

Alternatif dari Arah Menteng ke Gambir

Jalan Diponegoro – Jalan Salemba Raya – Jalan Kramat Raya – Pasar Senen

Jalan Teuku Umar – Jalan Cut Mutiah – Jalan Taman Suropati

3. Merdeka Selatan

Aksi ketiga akan berlangsung di Jalan Merdeka Selatan. Demonstrasi ini diperkirakan memengaruhi arus lalu lintas di sekitar Balai Kota, Monas, Gambir, hingga Harmoni.

Terlebih, kawasan tersebut merupakan salah satu titik yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun pemerintahan.

Jalur Alternatif dari Arah Harmoni

Harmoni – Jalan Juanda – Pasar Senen – Salemba

Harmoni – Jalan Suryopranoto – Tomang – Slipi

Jalur Alternatif dari Arah Cikini dan Menteng

Cikini – Jalan Diponegoro – Salemba – Matraman

Menteng – Jalan Teuku Umar – Jalan Cut Mutiah – Jalan Suprapto

Masyarakat yang memiliki aktivitas di kawasan Sudirman, Kebon Sirih, maupun Merdeka Selatan pada siang hingga sore hari disarankan memantau perkembangan kondisi lalu lintas dan menyiapkan rute cadangan sebelum berangkat.

Salah satu aksi unjuk rasa tersebut diikuti Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan yang terdiri dari pergerakan mahasiswa seperti LMND, HMI MPO, GMNI, PMKRI, SEMMI, PMII, IMM, KAMMI, HIKMAHBUDHI.

Aksi mahasiswa ini hendak menuntut beberapa isu seperti kenaikan harga BBM non-subsidi yang dinilai semakin menekan daya beli masyarakat, dan mengevaluasi atau menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai membebani keuangan negara dan memicu pemotongan anggaran di sektor lain.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*