
KEBUMEN, KalderaNews.com – Geopark Kebumen, Jawa Tengah yang dijuluki The Mother Earth of Java resmi diakui UNESCO di Sidang Dewan UGGp di Vietnam.
GM Badan Pengelola Geopark Kebumen, Sigit Tri Prabowo mengatakan, seluruh anggota dewan dari 11 negara memutuskan untuk memasukkan Geopark Kebumen.
“Alhamdulillah, berkat dukungan dan kerja keras seluruh masyarakat Kebumen, impian itu akhirnya tercapai,” kata Sigit.
BACA JUGA:
- Keren! Sokola Institute di Pedalaman Hutan Jambi Raih Penghargaan UNESCO
- Wajib Tahu Nih! 10 Negara Terfavorit yang Sering Jadi Tujuan Studi Pelajar Indonesia Menurut UNESCO Institute for Statistics
- Budaya Tempe Resmi Diajukan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
Perjalanan Geopark Kebumen
Taman bumi atau geopark merupakan wilayah geografi yang memiliki warisan geologi dan keanekaragaman bernilai tinggi.
Geopark ini memiliki luas daratan 1.138,70 kilometer persegi dan lautan 21,98 kilometer persegi, dengan total 22 kecamatan dan 374 desa.
Nama Kebumen sendiri bermula dari “Kabumian”, yang bisa diartikan sebagai ilmu kebumian.
Sejarah Geopark Kebumen bisa ditelusuri pada 2004, saat Kawasan Bentang Alam Karst Gombong Selatan (KBAK) ditetapkan sebagai kawasan pembangunan berkelanjutan.
Pada 2006, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kawasan Karangsambung sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi.
Pemerintah Kabupaten Kebumen pun lantas mengusulkan pembentukan Geopark Karangsambung–Karangbolong pada 2018.
Di tahun yang sama, kawasan itu ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada 30 November 2018.
Kini, Geopark Karangsambung–Karangbolong mencakup area 543.599 kilometer persegi yang meliputi 12 kecamatan dengan 117 desa.
Pada 2023, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengubah nama Geopark Karangsambung–Karangbolong menjadi Geopark Kebumen.
Perubahan itu bertepatan dengan perluasan kawasan taman bumi menjadi daratan seluas 1.138,70 kilometer persegi dan lautan seluas 21,98 kilometer persegi.
The Mother Earth of Java
Sesuai data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), geopark ini memiliki tiga geo trail, jalur dari beberapa situs yang menafsirkan lanskap geologi.
Trail berwarna hijau ke arah Karangsambung berkaitan The Mother of Java atau The Mother of Earth, sebuah aspek alam yang memberi kehidupan seperti kasih ibu kepada anaknya.
Trail bercorak kuning atau ke arah barat bernarasi tentang Earth and Human Live atau bumi dan kehidupan manusia.
Sedangkan, geo trail yang ungu di bagian selatan merupakan kawasan tentang kehangatan wisata Kebumen atau The Warm of Paradise.
Tiga geo trail ini menunjukkan kombinasi keragaman geologi, biologi, dan budaya yang diharapkan bisa menjadi sumber cahaya ilmu pengetahuan.
Geopark Kebumen memiliki sejumlah peristiwa geologi yang unik, salah satunya warna batuan beragam yang menandakan jenis batu yang berbeda-beda. Geopark ini juga menjadi tempat pertemuan antara lempeng Samudra Hindia dengan Benua Asia.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply