
JAKARTA, KalderaNews.com – Seorang siswa SMA di Tebet, Jakarta Selatan diduga dianiaya kakak kelasnya, korban berinisial AA dikabarkan koma.
Ayah korban mengatakan, anaknya ditarik kakak kelas XII dan XI dari area sekolah menuju ke luar pagar sekolah, lantas korban dipukul sampai tidak sadarkan diri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekira pukul 11.45 WIB. Para saksi yang mengetahui kejadian tersebut lalu melaporkan ke pihak sekolah.
BACA JUGA:
- Waduh! Indonesia Darurat Kekerasan di Sekolah, Kasusnya Melonjak selama Juli-September 2024
- Waduh! 15 Kasus Kekerasan di Sekolah Tahun 2024, Terbanyak di SMP dan di Jawa Barat
- Ingat Ya! Jangan Ada Kekerasan terhadap Siswa Baru!
Kemudian, pihak sekolah langsung menghubungi keluarga serta membawa korban ke RSUD Budhi Asih.
Salah satu pelaku yang berinisial N, disebutkan ikut membawa korban ke rumah sakit.
“Murid yang membawa ke rumah sakit ada satu orang yang mengaku sebagai pelaku (berinisial N) dan itu dibenarkan guru sekolah tersebut,” kata ayah korban.
Sedangkan kuasa hukum korban, Saut Hamonangan Turnip meminta agar sekolah tak menutupi kejadian ini, serta meminta pihak Polisi segera memeriksa pelaku.
“Kami akan menuntut keadilan sesuai hukum yang berlaku dan akan melaporkan kejadian ini ke pihak terkait,” ujar Saut.
Pihak korban berencana melaporkan peristiwa ini ke pihak terkait, seperti Komnas HAM, Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak RI, Kemendikbudristek, dan DPR RI.
Polisi sedang selidiki kasus ini
Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung membenarkan ada kejadian tersebut.
Polres Metro Jakarta Selatan, sudah menerima laporan dari orangtua murid serta tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan siswa SMA di Tebet yang dianiaya kakak kelasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply