JAKARTA, KalderaNews.com – Sebuah kisah inspiratif datang dari Anasha, siswa kelas 12 SMA Cikal Amri Setu, yang berhasil menembus 11 pintu gerbang universitas terbaik di luar negeri, lengkap dengan 3 beasiswa bergengsi!
Keberhasilan luar biasa ini tak lepas dari dukungan penuh sekolah dalam mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta bakatnya sejak dini.
Sejak duduk di bangku SMP, Anasha sudah memantapkan niat untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Orang tua Anasha, yang sangat mendukung, kemudian memutuskan untuk memilih SMA Cikal Amri Setu, yang menawarkan kurikulum International Baccalaureate (IB).
BACA JUGA:
- Lolos 34 Universitas Top Dunia, Anak Pedagang Bakso Ini Pilih ke Australia dengan Beasiswa Garuda
- Sosok Azzahra Maulida: Penyuluh Muda yang Membumikan Moderasi, Menyalakan Harapan Ekonomi
- 3 Profesor Baru USD Ungkap Rahasia Kesuksesan, Nomor 2 Bikin Syok, Inspiratif!
Kurikulum ini dinilai paling tepat untuk mempersiapkan Anasha beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan internasional.
“Sejak aku SMP kelas 8, orang tuaku sudah research mengenai pemilihan kampus, untuk mengetahui SMA mana yang aku harus pilih dan kurikulum apa yang akan membantuku untuk mendapatkan persiapan yang terbaik untuk pilihan kuliahku,” ungkap Anasha.
“Karena saat itu kita mulai memilih untuk melanjutkan kuliah di luar negeri, akhirnya kita memilih Sekolah Cikal yang memiliki kurikulum IB untuk SMA. Aku berharap bahwa kurikulum ini bisa membantuku beradaptasi lebih baik pada saat aku kuliah nanti,” imbunya penuh semangat.
Ketertarikan kuat Anasha di bidang bisnis sejak kecil, kini berbuah manis. Ia berhasil diterima di 11 perguruan tinggi luar negeri ternama, di antaranya:
- Erasmus University, Rotterdam School of Management (Belanda) – Jurusan International Business Administration
- Pennsylvania State University – Jurusan Management
- Utrecht University – Jurusan Economics & Business Economics
- Macquarie University – Jurusan Business
- University of Otago – Jurusan Commerce
- VU Brussels – Jurusan Business Economics
- UC Merced – Jurusan Management & Business Economic (dengan beasiswa UC Merced Global Access Program Award sebesar $20.000 per tahun!)
- Minnesota Twin Cities, College of Food Agricultural and Natural Resources Sciences – Jurusan Applied Economics
- University of Victoria Wellington – Jurusan International Business Management
- Munich Business School – Jurusan International Business (dengan beasiswa 10% tuition fee reduction per tahun!)
- University of Oregon – Jurusan Management (dengan beasiswa sebesar $50.000 per 4 tahun!)
Anasha mengungkapkan bahwa pemilihan kampus-kampus tersebut melalui berbagai pertimbangan matang, mulai dari jurusan, lokasi, kesempatan beasiswa, hingga durasi studi dan peluang pertukaran pelajar atau magang.
“Aku memilih kampus-kampus tersebut karena masing-masing memiliki kekuatan tersendiri dalam bidang bisnis, management, dan ekonomi. Selain itu, aku juga mempertimbangkan faktor lokasi, kesempatan beasiswa, durasi studi, peluang pertukaran pelajar atau magang, serta komunitas mahasiswa yang aktif, khususnya dalam bidang consulting atau entrepreneurship. Aku juga melihat apakah nilai akademik dan kegiatan ekstrakurikuler-nya cocok dengan kriteria kampus tersebut,” jelasnya.
Erasmus University Jadi Pelabuhan Terakhir, Ini Alasannya!
Dari sebelas pilihan kampus yang berhasil ia taklukkan, Anasha akhirnya menjatuhkan pilihan pada Erasmus University, Rotterdam School of Management (RSM). Kampus ini dirasa paling selaras dengan tujuan studi dan rencana kariernya di masa depan.
“Aku memilih RSM karena programnya singkat tapi padat, hanya tiga tahun—dan jurusan International Business Administration pas banget dengan minatku dan keinginanku, dan aku sangat cocok dengan syllabus yang aku lihat dari schedule pembelajaran di RSM. Di tahun ketiga, aku bisa pilih antara exchange, magang, atau proyek kolaboratif, yang menurutku seru dan bermanfaat banget,” papar Anasha.
Di RSM, Anasha akan mendalami International Business Administration (IBA), yang sangat cocok dengan minatnya terhadap Business Management saat menjalani IBDP di SMA Cikal Amri Setu.
SMA Cikal Amri Setu, sebagai SMA swasta IB di Jakarta Timur yang telah meluluskan 8 angkatan alumni, terbukti memiliki program pendampingan yang solid. Anasha mengakui peran besar program-program seperti Strong Test di kelas 10 untuk mengenali potensi, bimbingan konseling personal, hingga University Fair.
“Cikal memberikan banyak dukungan, seperti Strong Test saat kelas 10 yang membantuku mengenali potensi dan minat jurusan. Selain itu, ada University Fair, sesi konseling, serta berbagai informasi kampus dari brosur di ruang konselor. Semua ini sangat memudahkan eksplorasiku,” kata Anasha.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply