Peneliti BRIN: Begini Cara Aman Konsumsi Daging Kurban!

Perayaan Idul Adha. (freepik)
Perayaan Idul Adha. (freepik)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Masyarakat mesti mengetahui kriteria daging yang aman dikonsumsi, termasuk saat Hari Raya Kurban atau Idul Adha. Begini penjelasan peneliti BRIN!

Demikian disampaikan Widodo Suwito, Peneliti Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Gunungkidul, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Katanya, hal yang perlu dipastikan bahwa hewan yang akan digunakan kurban adalah hewan yang sehat.

BACA JUGA:

Ciri hewan kurban yang sehat

“Pastikan hewan kurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH yang dikeluarkan dari dinas peternakan setempat,” paparnya.

Nah, bila tidak ada SKKH, maka pastikan hewan yang digunakan untuk kurban tidak ada luka, tidak diare, tidak pincang, kemudian performanya atau penampakannya bagus.

“Ketika ada cacat atau penyakit lainnya maka daging hewan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi,” imbuhnya.

Selain kesehatan hewan kurban, ciri-ciri daging kurban yang aman untuk dikonsumsi, seperti:

  1. Warna dagingnya segar atau memiliki warna merah cerah dan tidak pucat
  2. Tekstur daging elastis dan tidak lembek ataupun keras
  3. Bau daging tidak busuk.

Teknik penyimpan daging hewan kurban

Terkait dengan teknik penyimpanan daging yang baik dan benar, kata Widodo, daging segar harus disimpan pada suhu yang dingin alias disimpan di freezer untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Selain itu, pisahkan antara jeroan dan daging, serta gunakan wadah yang tertutup.

“Ketika daging dibiarkan begitu saja dalam suhu ruangan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri, kebusukan, dan kerusakan tekstur serta rasa, sehingga daging dapat lembek ataupun berlendir,” jelas Widodo.

Cara memasak daging yang baik dan benar agar kandungan gizinya tetap terjaga, yaitu:

  1. Masak dengan suhu yang tepat untuk mencegah adanya pertumbuhan mikroba pada daging.
  2. Gunakan metode memasak yang tepat yaitu dengan menambahkan sedikit air untuk menjaga kelembaban dan protein daging. Pastikan daging yang ada di dalamnya itu matang agar tidak ada lagi mikroba.

Widodo menyatakan daging hewan kurban merupakan sumber protein yang baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Selain itu, daging mengandung protein serta zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah, mengandung mineral dan vitamin yang penting untuk kesehatan tubuh.

“Tetapi, perlu diingat bahwa konsumsi daging yang berlebihan memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Maka, penting untuk mengkonsumsi daging dalam jumlah yang seimbang dan memilih daging yang sehat,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*