
JAKARTA, KalderaNews.com – Catat di sini jadwal SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2026 yang sudah resmi dirilis olehKementerian Agama (Kemenag).
Kemenag secara resmi memulai rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, PMB PTKIN tetap membuka dua jalur seleksi utama, yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN).
BACA JUGA:
- Asyik! Kemenag Siapkan BSU Rp 270 Miliar untuk Guru Non-Sertifikasi, PPG Naik 700 Persen
- Simak! Begini Syarat dan Cara Cek Penerima BSU 2025 Rp300.000 bagi Pekerja dan Guru Honorer
- Anggaran Sekolah Rakyat Rp48,2 Juta Tiap Siswa per Tahun, Dapat Seragam sampai Laptop, Ada Dananya Gak?
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa tema yang diusung pada PMB PTKIN 2026 adalah “Pendidikan Islam Ramah Difabel”. Tema tersebut mencerminkan komitmen Kemenag untuk memastikan proses seleksi tahun ini turut mengakomodasi kebutuhan calon mahasiswa penyandang disabilitas.
PMB-PTKIN Terapkan Sistem Pemetaan Disabilitas serta Sistem Rekomendasi Peminatan
Sebagai langkah nyata mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN akan dilengkapi dengan Sistem Pemetaan Disabilitas serta Sistem Rekomendasi Peminatan.
Melalui sistem ini, pihak perguruan tinggi dapat memberikan pendampingan sejak tahap awal pendaftaran kepada calon mahasiswa berkebutuhan khusus.
“Tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan skema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan optimal,” tuturnya dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (23/12/2025).
Selain penguatan aspek inklusivitas, PMB PTKIN 2026 juga menghadirkan sejumlah pembaruan dalam mekanisme seleksi. Seperti telah dijelaskan, seleksi tetap dilakukan melalui dua jalur, yakni SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN, dengan beberapa penyesuaian kebijakan.
Pada jalur SPAN-PTKIN, yang menilai prestasi akademik dan nonakademik tanpa ujian tulis, Kemenag akan mempertimbangkan keberadaan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Skema ini menyerupai Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), di mana TKA berfungsi sebagai variabel tambahan untuk memperkuat objektivitas penilaian.
Sementara itu, pada jalur UM-PTKIN, Kemenag melakukan pembaruan pada perangkat Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pembaruan tersebut difokuskan pada peningkatan fitur aksesibilitas agar lebih ramah bagi peserta penyandang disabilitas.
Melalui UM-PTKIN, seleksi diarahkan untuk menjaring calon mahasiswa dengan dua karakter utama, yaitu mampu memandang keberagaman sebagai kekuatan serta memiliki visi transformatif.
Diharapkan, mahasiswa PTKIN ke depan dapat menghadirkan solusi yang berdampak nyata sekaligus memiliki kepedulian terhadap isu-isu ekoteologi.
Jadwal SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2026
1. SPAN-PTKIN
Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah: 5 Januari-7 Februari 2026
Pendaftaran calon peserta: 11-28 Februari 2026
Pengumuman hasil: 7 April 2026
2. UM-PTKIN
Pendaftaran calon peserta: 13 April-30 Mei 2026
Pelaksanaan ujian (SSE): 8-14 Juni 2026
Pengumuman hasil: 30 Juni 2026
Materi ujian: Penalaran akademik, penalaran matematika, literasi membaca, dan literasi ajaran Islam.
Literasi ajaran Islam merupakan instrumen seleksi yang dirancang secara komprehensif untuk memetakan keunggulan akademik dan mengukur literasi ajaran Islam yang moderat serta karakter inklusif calon mahasiswa.
Itulah jadwal SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2026 yang bisa dicatat oleh para calon mahasiswa jika ingin berkuliah di kampus-kampus PTKIN.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply