Tragedi Terra Drone! Atinia, Mahasiswi Magang Tewas Terjebak Asap Maut, Keluarga Korban Kecewa Berat!

Kebakaran kantor Terra Drone. (Ist.)
Kebakaran kantor Terra Drone. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Seorang mahasiswi menjadi korban tewas dalam peristiwa kebakaran dahsyat kantor PT. Terra Drone Indonesia Jakarta. Keluarga korban kecewa berat!

Kejadian kebakaran itu melanda kantor Terra Drone pada Selasa lalu, 10 Desember 2025.

Total 22 korban tewas dicatat kepolisian, dan salah satunya adalah Atinia Isnaini Rashidah, seorang mahasiswi yang tengah menjalani program magang.

BACA JUGA:

Keluarga korban kini menanti kejelasan di tengah suasana pilu. Kakak Atinia, Rofi, mengungkapkan kekecewaan mendalam karena hingga saat ini pihak perusahaan tempat adiknya magang selama dua bulan tersebut belum memberikan informasi resmi apa pun.

Pencarian mandiri di tengah kekacauan

Rofi menceritakan, komunikasi terakhir orang tua dengan Atinia terjadi pada pukul 12.00 WIB.

Ketika kabar sang putri tak kunjung datang hingga pukul 19.00 WIB, keluarga mulai panik dan memutuskan mencari tahu sendiri.

“Orang tua saya bingung (enggak ada kabar), googling tiba-tiba tempatnya ternyata terbakar,” ujar Rofi di Forensik RS Polri Kramat Jati.

Tanpa adanya kontak dari perusahaan, keluarga terpaksa mendatangi lokasi Terra Drone, baru kemudian diarahkan ke RS Polri untuk proses identifikasi korban.

Terjebak asap maut di lantai atas

Kebakaran yang mulai terdeteksi sekitar pukul 12.43 WIB tersebut berhasil dipadamkan petugas Damkar Jakarta Pusat sekitar pukul 14.10 WIB. Namun, dampak yang ditimbulkan sangat fatal.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi jumlah korban meninggal mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan.

Mirisnya, salah satu korban tewas adalah seorang ibu hamil 7 bulan yang turut terjebak. Mayoritas korban tewas, termasuk Atinia, ditemukan di lantai 2, 3, 4, dan 5 gedung.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan para korban meninggal bukan karena luka bakar, melainkan karena kekurangan oksigen akibat menghirup asap pekat yang cepat menyebar ke lantai atas.

Saat ini, seluruh jenazah korban berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Keluarga berharap tragedi ini segera diusut tuntas, sekaligus menuntut pertanggungjawaban dan penjelasan transparan dari PT Terra Drone Indonesia.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


974 views