JAKARTA, KalderaNews.com – Kezia Syifa, seorang WNI yang kini menjadi tentara AS. Ternyata, ia sudah tinggal dan bersekolah di AS sejak 2023.
Nah, inilah 7 fakta tentang Kezia Syifa yang ternyata pernah tinggal dan bersekolah di Amerika Serikat.
BACA JUGA:
- Ponakan Presiden Prabowo, Thomas Djiwandono Dijagokan Jadi Deputi Gubernur BI, Profil Pendidikannya Mentereng!
- Pendidikan Matematika dan Fisika, Tapi Sabrang alias Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan, Nyambung Gak Ya?
- Ilmuwan Indonesia, Bayu Risanto Diabadikan sebagai Nama Asteroid, Imam Katolik yang Ahli Astronomi
Pindah ke Amerika sejak 2023
Kezia Syifa pindah ke Amerika bersama dengan keluarganya sejak 2023.
Kata ibu Syifa, Safitri, mereka tinggal secara legal melalui jalur resmi. Sebelum ke Amerika, Syifa dan keluarga tinggal di Jakarta.
“Kita kan di sini tinggal dengan izin resmi, atau legal, dengan jalur green card, izin tinggal resmi kita,” kata Safitri.
Bersekolah di Amerika
Kezia Syifa merupakan WNI berusia 20 tahun yang baru lulus pendidikan menengah atas pada 2025 lalu dari salah satu sekolah di AS.
Terlihat dari foto wisuda Syifa yang diunggah oleh Sang Ibu.
Akan bertugas di Maryland
Pemilik akun Instagram @keziaa_ns resmi bergabung dengan Army National Guard di Maryland sebagai MOS 92A pada 2025.
Akan jadi warga negara AS
Sebelum diterima di Army National Guard, Kezia Syifa masih WNI. Tetapi, setelah bertugas, dia akan diproses menjadi Warga Negara Amerika Serikat.
“Sebelum join army memang status anak saya masih WNI, setelah bergabung dengan Army National Guard di Maryland, otomatis anak saya akan menjalani proses untuk sebagai warga negara Amerika,” ungkap Safitri.
Jadi tentara Amerika atas keinginan sendiri
Kezia Syifa memilih bergabung menjadi tentara Amerika atas keinginannya sendiri, setelah lulus dari sekolahnya.
“Setelah lulus sekolah, dia berkeinginan untuk masuk ke Army National Guard,” jelas Safitri.
Melalui seleksi ketat
Syifa masuk ke Army National Guard mellaui seleksi yang amat ketat. Bahkan, orangtua pun tak menyangka jika anaknya dapat lolos seleksi.
Selain syarat administrasi, Syifa juga harus memenuhi syarat kesehatan dan kebugaran fisik.
“Persyaratan administratif, butuh kesehatan, kebugaran fisik, mengikuti seleksi dan pelatihan yang telah ditetapkan dari Army yang ada di Maryland,” papar ibunya.
Mau banggakan orangtua
Syifa memiliki tujuan mulia dengan bergabung sebagai tentara Amerika, yakni membanggakan kedua orangtua dan juga ingin mendapatkan pendidikan dan pengembangan diri yang sesuai dengan minatnya.
“Syifa memilih bergabung dengan army national guard, salah satunya untuk membanggakan kedua orangtua, mendapatkan pendidikan dan pengembangan diri,” papar sang ibu.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply