
NGADA, KalderaNews.com – BR (11), siswa kelas IV SDN Rutowaja yang berada di Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri.
Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas pohon cengkeh pada Kamis (29/1/2026) siang. Saat ditemukan oleh warga, korban mengenakan pakaian olahraga berwarna merah.
Dalam proses evakuasi, masyarakat juga menemukan secarik kertas berisi pesan tertulis yang diduga ditujukan kepada ibu korban. Pesan tersebut ditulis di atas kertas putih.
BACA JUGA:
- Tertekan Skripsi, Mahasiswa Universitas Brawijaya Bunuh Diri di Jembatan, Tinggalkan Sebuah Surat Wasiat
- Ini Isi Surat Berbahasa Sunda Mahasiswa Pakuan, Diduga Kuat Sebelum Bunuh Diri: “Mental Ira Rusak, Ira Cape”
- Tragis! Mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) Tewas Gantung Diri, Benarkah Korban Pelecehan Dosen?
Ini Isi Surat untuk Mama
Surat tersebut ditulis menggunakan bahasa daerah Bajawa. Isi tulisan pada kertas itu berbunyi:
Kertas Ti’i Mama Reti”
Mama galo Ze’e
Mama Molo, Galo Ja’o Mata, Mama Ma’e Rita ee Mama
Mamo Galo Ja’o Mata, Ma’e Woe Rita Ne Gae Nga’o ee
Menurut keterangan warga asli Bajawa, isi surat tersebut memiliki makna sebagai berikut:
kertas untuk mama Reti
Mama terlalu kikir,
Mama baik sudah, saya kalau mati jangan sampai menangis ee mama.
Mama, saya kalau mati jangan menangis dan cari saya ee.
Baik sudah mama.
Tinggal Bersama Nenek
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, selama ini korban diketahui tinggal bersama neneknya.
Hingga kini, latar belakang lengkap yang melatarbelakangi peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 Wita. Setelah laporan diterima, petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngada segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pantauan di lokasi menunjukkan area sekitar kejadian telah dipasangi garis polisi.
Sampai berita ini diturunkan, Polres Ngada belum menyampaikan keterangan resmi terkait penyebab pasti meninggalnya korban.
*Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila kamu merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan kamu ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply