
JAKARTA, KalderaNews.com – Fenomena astronomi berupa Gerhana Matahari Cincin (GMC) diprediksi akan menghiasi langit pada 17 Februari 2026. Bisakan diamati di Indonesia?
Momen ini bertepatan dengan waktu menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa fenomena ini tidak bisa disaksikan dari langit Indonesia.
BACA JUGA:
- Jangan Terlewatkan! Cek Jadwal Fenomena Astronomi Februari 2026, Ada Gerhana Matahari Cincin dan Parade 6 Planet!
- Gerhana Matahari Cincin Bakal Muncul Jelang Ramadan 2026, Bisa Dilihat di Mana?
- Catat Tanggalnya, Dua Gerhana Matahari Bakal Terjadi Sepanjang 2026
Konfigurasi posisi Bumi, Bulan, dan Matahari yang membentuk jalur gerhana kali ini tidak melintasi wilayah Nusantara.
Jalur utama gerhana akan berada di wilayah Antartika dan Pasifik Selatan.
Jadwal Gerhana Matahari Cincin
Peristiwa ini terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari dalam posisi sejajar.
Karena piringan Bulan teramati lebih kecil daripada piringan Matahari, cahaya Matahari tidak tertutup sepenuhnya, sehingga membentuk menyerupai cincin cahaya di puncak gerhana.
Berdasarkan data dari Time and Date, gerhana ini akan berlangsung selama kurang lebih 5 jam. Berikut adalah jadwal fasenya dalam koordinat waktu dunia (UTC):
- 09.56 UTC: Lokasi pertama menyaksikan gerhana sebagian.
- 11.42 UTC: Lokasi pertama menyaksikan gerhana cincin dimulai.
- 12.12 UTC: Puncak Gerhana Maksimum.
- 12.41 UTC: Lokasi terakhir menyaksikan gerhana cincin berakhir.
- 14.27 UTC: Lokasi terakhir melihat gerhana sebagian berakhir.
Daftar negara yang bisa menyaksikan
Ternyata, hanya wilayah Antartika yang bisa melihat fase “cincin” sempurna. Wilayah lainnya hanya akan melihat Gerhana Matahari Sebagian (GMS).
- Antartika (Cincin) 06.57 CLST – 18.10 MAWT
- Argentina (Sebagian) 07.04 CLST – 07.59 ART
- Botswana (Sebagian) 14.31 CAT – 15.57 SAST
- Samudra Hindia Britania (Sebagian) 19.07 IOT – 19.37 IOT
- Chili (Sebagian) 07.02 CLST – 08.03 CLST
- Komoro (Sebagian) 16.08 EAT – 17.20 EAT
- Eswatini (Sebagian) 14.19 SAST – 16.02 SAST
- Selatan Perancis (Sebagian) 16.23 TFT – 19.26 TFT
- Lesotho (Sebagian) 14.07 SAST – 15.55 SAST
- Madagaskar (Sebagian) 15.23 EAT – 17.25 EAT
- Malawi (Sebagian) 14.28 CAT – 16.09 CAT
- Mauritius (Sebagian) 16.38 MUT – 18.27 MUT
- Mayotte (Sebagian) 16.05 EAT – 17.21 EAT
- Mozambik (Sebagian) 14.20 CAT – 16.17 CAT
- Namibia (Sebagian) 14.27 CAT – 15.28 CAT
- Reunion (Sebagian) 16.35 RET – 18.24 RET
- Seychelles (Sebagian) 17.16 SCT – 18.25 SCT
- Afrika Selatan (Sebagian) 13.21 SAST – 16.03 SAST
- Georgia Selatan (Sebagian) 08.15 GST – 09.46 GST
- Tanzania (Sebagian) 16.21 EAT – 17.12 EAT
- Zambia (Sebagian) 15.17 CAT – 15.59 CAT
- Zimbabwe (Sebagian) 14.39 CAT – 16.05 CAT
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply