JAKARTA, KalderaNew.com – Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan terjadi menjelang awal Ramadan 1447 Hijriah atau Februari 2026. Bisa dilihat di mana aja?
Demikian dikonfirmasi Peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Benar, akan ada Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026,” ujarnya.
BACA JUGA:
- Awas! BMKG Peringatkan Warga Jawa Barat Waspada Cuaca Ekstrem 23-29 Januari! Ini Wilayah Terdampak!
- Bibit Siklon Tropis 91S Bergerak ke Selatan-Tenggara, Cek Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Terdampak Cuaca Ekstrem
- BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Indonesia, Ini Peta Wilayahnya!
Gerhana Matahari Cincin merupakan fenomena saat Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, namun pada titik terjauhnya dari Bumi (apogee).
Hal ini membuat Bulan tampak lebih kecil dan tidak menutupi seluruh piringan Matahari, sehingga menyisakan cincin cahaya di sekelilingnya.
Lokasi yang bisa melihat Gerhana Matahari Cincin 2026
Menurut Farah, jalur utama Gerhana Matahari Cincin ini sebagian besar akan melewati wilayah selatan Bumi.
Nah, berikut rincian lokasi yang bisa mengamati fenomena tersebut:
- Wilayah Cincin: Jalur utama gerhana akan melintasi wilayah Antartika dan sebagian Samudera Hindia.
- Wilayah Gerhana Matahari Sebagian: Fenomena ini juga dapat dilihat sebagai gerhana sebagian di wilayah Australia, Afrika bagian selatan, dan sebagian kecil wilayah Amerika Selatan.
Apakah bisa dilihat di Indonesia?
Farah menerangkan bahwa untuk wilayah Indonesia, fenomena ini kemungkinan besar tidak dapat diamati secara langsung, lantaran jalur bayangannya tidak melewati wilayah khatulistiwa atau Indonesia.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply