JAKARTA, KalderaNews.com – BMKG keluarkan peringatan bahwa musim kemarau 2026 akan datang lebih awal, mulai April 2026. Ini sebaran wilayahnya!
Ironisnya, hampir separuh wilayah Indonesia diprediksi mengalami kemajuan awal musim, dengan curah hujan yang berada di bawah normal alias lebih kering dari biasanya.
Nah, berikut rincian peta perjalanan kekeringan di Indonesia sepanjang tahun 2026!
BACA JUGA:
- Musim Hujan Berakhir Maret, BMKG Prediksi Kemarau Dimulai April Hingga September 2026
- Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering, Begini Penjelasan Lengkap BMKG!
- Kapan Awal Musim Kemarau 2026 di Indonesia? BMKG Prediksi Kemarau Datang Lebih Awal di Sejumlah Wilayah Ini
Jadwal musim kemarau, bertahap per bulan
Kemarau tidak datang serentak, melainkan merambat dari wilayah selatan menuju utara:
- April (16,3% ZOM): Pesisir utara Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan sebagian kecil Sulawesi Selatan.
- Mei (26,3% ZOM): Aceh utara, Sumatera Utara, Riau, Lampung, sebagian besar Jawa, hingga Papua bagian timur.
- Juni (23,3% ZOM): Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi Utara, hingga Papua Barat.
- Juli – Agustus (12,8% ZOM): Tersisa sebagian kecil wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua Pegunungan.
Puncak kemarau, kapan titik terpanas?
BMKG memprediksi puncak kekeringan akan menghantam sebagian besar wilayah Indonesia pada pertengahan tahun:
- Juli 2026 (12,6% ZOM): Fokus di Sumatera, sebagian kecil Jawa & Nusa Tenggara, Kalimantan tengah/utara, dan Papua Barat.
- Agustus 2026 (61,4% ZOM): Puncak Masif! Meliputi Sumatera Tengah-Selatan, Jawa Tengah-Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.
- September 2026 (14,3% ZOM): Lampung, NTT, Sulawesi Utara/Timur, dan Maluku Utara.
Sebanyak 46,5% wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau yang datang lebih awal dari jadwal normalnya.
Selain itu, 64,5% wilayah diprediksi akan mengalami kondisi Bawah Normal atau lebih kering, yang meningkatkan risiko krisis air bersih dan kebakaran hutan.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply