Infertilitas Pasangan, Mengapa Pria Juga Wajib Cek Kesuburan?

Sharing for Empowerment

Masalah kesuburan bukan hanya faktor wanita. Ketahui pentingnya pemeriksaan sperma dan deteksi dini infertilitas pria di sini.

JAKARTA, KalderaNews.com – Masalah gangguan kesuburan atau infertilitas masih menjadi tantangan besar bagi banyak pasangan di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa diperkirakan terdapat sekitar 4 juta sampai 6 juta pasangan usia subur di Tanah Air yang menghadapi kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

Selama ini, beban psikologis maupun pemeriksaan medis terkait program kehamilan kerap kali dinilai hanya berpusat pada pihak wanita.

BACA JUGA:

Padahal, faktor dari pihak pria memegang andil yang cukup besar dalam menentukan keberhasilan perencanaan kehamilan.

Kesuksesan sebuah program kehamilan merupakan buah dari tanggung jawab kolektif kedua belah pihak.

Kontribusi Faktor Pria dalam Infertilitas

Secara medis, data menunjukkan bahwa faktor pria menyumbang sekitar 30 persen dari total kasus infertilitas yang ditemukan.

Angka persentase tersebut bahkan bisa melonjak hingga menyentuh 50 persen apabila terjadi kombinasi masalah kesuburan dari kedua belah pihak (pria dan perempuan).

Oleh sebab itu, kesadaran untuk melakukan skrining kesehatan sistem reproduksi tidak boleh lagi dibebankan kepada satu pihak saja.

Kondisi ini menegaskan pentingnya pemeriksaan dan penanganan kesuburan yang dilakukan secara bersama sejak awal. Prinsip “it takes two to tango” sangat berlaku dalam hal ini.

Guna menekan angka infertilitas yang tinggi ini, penguatan fasilitas dan layanan kesehatan reproduksi yang ditopang oleh teknologi modern menjadi hal yang krusial agar masyarakat bisa mengakses program kehamilan secara maksimal.

Jangan Hanya Memeriksa Pihak Perempuan

Senada dengan Wamenkes, Dokter Andrologi RSCM, Prof. Silvia Werdhy Lestari, turut menyoroti betapa vitalnya keterlibatan aktif pria dalam perencanaan kehamilan.

Ia menjelaskan bahwa performa reproduksi pria sangat dipengaruhi oleh kualitas sperma yang dihasilkan.

Prof. Silvia menyayangkan pola penanganan yang selama ini sering kali terlambat dilakukan pada pihak pria.

Banyak pasangan yang bertahun-tahun menjalani program kehamilan tetapi gagal karena pemeriksaannya hanya berfokus pada perempuan saja. Pemeriksaan kesuburan pada laki-laki juga perlu dilakukan sejak awal agar penanganannya dapat lebih tepat.

Mengenal Parameter Kualitas Sperma

Peran laki-laki dalam program kehamilan sangat berkaitan dengan kualitas sperma. Permasalahan pada sperma yang sering menjadi pemicu infertilitas antara lain:

  • Oligozoospermia: Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 16 juta per ml.
  • Asthenozoospermia: Pergerakan atau motilitas sperma yang kurang baik (kurang dari 40 persen).
  • Teratozoospermia: Bentuk sperma yang tidak normal.
  • Fragmentasi DNA Sperma: Kerusakan pada materi genetik sperma yang dapat memengaruhi proses pembuahan dan perkembangan embrio.

Deteksi Dini: Kunci Memilih Program Kehamilan yang Tepat

Melakukan deteksi dini faktor infertilitas pada laki-laki menjadi kunci utama untuk menentukan jenis program kehamilan yang paling sesuai dan efektif.

Berdasarkan hasil analisis sperma dan pemeriksaan penunjang lainnya, dokter spesialis andrologi dapat merekomendasikan beberapa jalur program, antara lain:

  • Program Alami: Melibatkan senggama terjadwal berdasarkan masa subur pasangan.
  • Inseminasi Buatan (IUI): Proses pencucian sperma terbaik untuk kemudian disuntikkan langsung ke dalam rahim.
  • Bayi Tabung (IVF): Teknologi reproduksi berbantuan di mana pembuahan dilakukan di luar tubuh (laboratorium).

Melalui penanganan medis yang tepat, komprehensif, dan melibatkan kedua belah pihak sejak awal, peluang keberhasilan pasangan untuk mendapatkan keturunan akan menjadi jauh lebih besar.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis demi mewujudkan impian buah hati.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*