
Polda Jateng gelar turnamen MLBB berjenjang menuju Kapolri Cup 2026. Ruang positif biar Gen-Z gak AFK dari kejar masa depan!
SOLO, KalderaNews.com – Industri esport Indonesia kedatangan angin segar. Polda Jawa Tengah resmi menggelar puncak acara Road to Esport Kapolri Cup 2026: Kapolda Jateng Cup Esport Championship 2026 di Solo, Sabtu, 20 Juni 2026.
Turnamen berjenjang yang mempertandingkan cabang Mobile Legends ini menjadi bukti nyata adaptasi kepolisian dalam merangkul generasi muda secara positif.
BACA JUGA:
- SLTAK Penabur Jakarta Gandeng RRQ Academy Helat Esport Tournament
- Marie Joseph School Komit Integrasikan Esports dalam Kurikulum Akademik
- BCTEAM dari SMAK 2 PENABUR Juarai PENABUR Esport Tournament (PESTA) 2021 Exhibition
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung ekosistem digital anak muda melalui tema “Dream to Become”.
“Ini membawa pesan bahwa kawan-kawan generasi Z dan alfa berhak untuk bermimpi, mengembangkan passion, serta menjadikan minat dan bakatnya sebagai jalan menuju prestasi,” ujar Isir dalam sambutannya.

Turnamen ini bukan sekadar ajang musiman. Skema kompetisi dirancang super kompetitif dan berjenjang, dimulai dari tingkat Polsek, naik ke Polres Cup, hingga bermuara di Kapolda Cup.
Tim-tim terbaik dari jajaran Jawa Tengah yang lolos nantinya akan dikirim langsung untuk bertanding di tingkat nasional pada ajang Kapolri Cup 2026 di Jakarta.
Bagian dari Jateng Youth Movement
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk transformasi kepolisian karena sadar bahwa sekitar 70% masyarakat saat ini didominasi oleh milenial, Gen-Z, dan Gen-Alfa.
Lewat gerakan Jateng Youth Movement, Polri ingin memposisikan diri sebagai support system yang menyediakan ruang positif agar anak muda tidak terjebak pada hal negatif.

Menariknya, Kapolda Jateng sempat melempar gurauan khas gamer saat memberikan motivasi di atas panggung. Ia berpesan agar para peserta tidak “AFK” (Away From Keyboard) dari masa depan dan mengejar prestasi secara sportif.
“Selamat bertanding, jangan hanya mengejar MVP, jangan hanya recall-recall di home base lawan. Tunjukkan bahwa generasi muda yang ada hari ini adalah generasi muda yang sudah terpilih,” tegas Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Polda Jateng sendiri mencetak sejarah sebagai Polda pertama yang menginisiasi turnamen Kapolda Cup ini. Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk memperjuangkan agar kompetisi esport berjenjang ini bisa menjadi agenda rutin tahunan demi terus menyaring talenta terbaik bangsa.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply