Dana Tersendat, SPPG di Sejumlah Daerah Mulai Berhenti Operasi

Kisah Viral Dapur MBG, Rumah Kakek Ini Tiba-Tiba Berubah Fungsi
Sharing for Empowerment

Sejumlah dapur MBG di Banten hingga Majalengka tutup sementara akibat dana operasional belum cair dari Badan Gizi Nasional.

JAKARTA, KalderaNews.com–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah dilaporkan mengalami gangguan operasional. Informasi mengenai penghentian sementara operasional itu ramai beredar di media sosial.

Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai wilayah dikabarkan menghentikan layanan sementara mulai Senin (8/6/2026) akibat terkendala dana operasional yang belum cair.

Salah satunya diunggah akun Threads yang membagikan surat pemberitahuan dari sejumlah SPPG terkait penghentian layanan MBG.

BACA JUGA:

SPPG di sejumlah wilayah nyatakan operasional dihentikan sementara

Dalam surat yang beredar, SPPG Pandeglang Cisata Pasireuri, Banten, menyatakan operasional MBG dihentikan sementara mulai 8 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan karena kendala dana operasional.

Surat serupa juga muncul dari SPPG Ciomas Pagelaran, Kabupaten Bogor, yang menyebut keterlambatan transfer dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi penyebab penghentian layanan.

Selain itu, sejumlah akun media sosial milik dapur MBG di berbagai daerah turut mengunggah pengumuman penghentian sementara operasional dengan alasan anggaran belum dicairkan.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten. Salah satu dapur MBG, yakni SPPG Cijoro Lebak 2 di Rangkasbitung, mengumumkan penghentian operasional sementara melalui akun TikTok resminya.

“Mulai Senin, 08 Juni 2026 sampai dengan waktu yang belum bisa ditentukan, kami SPPG Cijoro Lebak 2 berhenti operasional sementara karena adanya kendala pada pencairan Dana Bantuan Pemerintah (Banper),” demikian isi pengumuman tersebut.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Lebak sekaligus Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, membenarkan adanya sejumlah dapur MBG yang berhenti beroperasi sementara.

Anggaran belum cair menjadi pemicu SPPG berhenti sementara

Menurutnya, kondisi itu dipicu belum adanya penambahan dana operasional dari BGN setelah anggaran sebelumnya habis digunakan.

“Terkait adanya SPPG yang sementara berhenti dikarenakan top up anggaran yang biasanya jika habis langsung di-top up BGN, ada beberapa dapur yang belum ditambah lagi dananya sehingga tidak bisa melakukan kegiatan sebagaimana biasanya,” kata Amir.

Meski demikian, Amir menyebut proses pencairan dana disebut masih berlangsung dan diperkirakan segera dilakukan.

“Infonya tidak akan lama lagi di-top up,” ujarnya.

Di Kabupaten Pandeglang, penghentian operasional juga terjadi di SPPG Pasireurih Cisata. Wakil Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, menyebut persoalan pencairan anggaran menjadi penyebab utama terhentinya layanan dapur MBG.

“Karena operasionalnya enggak cair karena itu kewenangan dari BGN, kami enggak tahu. Mungkin saja ada persyaratan atau karena kepala BGN kan ganti, ini yang kami belum tahu seperti apa,” katanya.

Tak hanya di Banten, sejumlah dapur MBG di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, juga mulai menghentikan operasional sementara.

Koordinator SPPG Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khoirunisa, mengatakan pengelola dapur tidak diperbolehkan menjalankan program menggunakan dana talangan sehingga beberapa SPPG terpaksa berhenti beroperasi.

“Sesuai aturan, SPPG tidak boleh operasional dengan dana talang. Sehingga beberapa SPPG terpaksa harus berhenti beroperasional sementara karena terkendala pencairan dana,” kata Intan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*