Inilah 4 Siswa Terbaik yang Berlaga di Olimpiade Kimia (IChO) di Uzbekistan

Tim Indonesia jelang keberangkatan menuju ajang International Chemistry Olympiad (IChO) di Taskhent, Uzbekistan
Tim Indonesia jelang keberangkatan menuju ajang International Chemistry Olympiad (IChO) di Taskhent, Uzbekistan (KalderaNews/Puspresnas)
Sharing for Empowerment

Kemendikdasmen kirim 4 siswa terbaik Indonesia ke ajang International Chemistry Olympiad (IChO) ke-58 di Tashkent, Uzbekistan.

JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali mengirimkan delegasi terbaiknya ke panggung dunia.

Empat murid pilihan Indonesia resmi diberangkatkan untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-58 yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan, pada 10–19 Juli 2026.

BACA JUGA:

Ajang sains tingkat dunia ini menjadi tempat bertemunya talenta-talenta muda terbaik di bidang kimia yang diikuti oleh lebih dari 90 negara.

Profil 4 Siswa Terbaik Delegasi Indonesia di IChO 2026

Keempat siswa yang mewakili Indonesia ini merupakan para pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang pendidikan menengah yang telah melewati proses seleksi ketat dan pembinaan intensif. Siapa saja mereka?

  • Renault Tjandera – SMAS Santa Laurensia, Kota Tangerang Selatan
  • Muhammad Arya Razan – MAN Insan Cendekia Serpong
  • Ahmad Kautsar Al Ramadhani – MAN 2 Kota Malang
  • Aloysius Gonzaga Duta Setyawan – SMA Kesatuan Bangsa, D.I. Yogyakarta

Cerita Inspiratif dari Para Delegasi

Di antara keempat delegasi, Renault Tjandera memiliki catatan prestasi yang unik. Ajang IChO 2026 ini merupakan pengalaman keduanya bersaing di tingkat internasional bersama Puspresnas.

Sebelumnya pada tahun 2023, saat masih duduk di bangku SMP, Renault sukses menyumbang medali perak pada ajang International Junior Science Olympiad (IJSO).

Sementara itu, Aloysius Gonzaga Duta Setyawan turut mengungkapkan rasa bangganya dan membagikan pesan motivasi bagi pelajar lain di tanah air.

“Bila tidak menang pintar, menanglah lebih rajin, dan menanglah dalam doa,” tutur Aloysius.

Komitmen Kemendikdasmen dan Pendampingan dari ITB

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa pengiriman delegasi ini adalah wujud komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memfasilitasi manajemen talenta sains di Indonesia.

“Kami berharap para delegasi dapat memberikan yang terbaik dan menjadi duta bangsa yang membanggakan,” ungkap Irene.

Selama berkompetisi di Uzbekistan, Tim Indonesia tidak berjuang sendiri. Mereka didampingi oleh Tim Pembina IChO profesional dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang terdiri dari: Deana Wahyuningrum (Koordinator Pembina), Fainan Failamani dan Irma Mulyani

    Deana Wahyuningrum selaku Koordinator Pembina mengonfirmasi bahwa keempat siswa ini memiliki potensi yang sangat besar. Berdasarkan hasil pusat pelatihan, perkembangan kemampuan teori maupun praktikum laboratorium para siswa menunjukkan grafik yang sangat baik.

    Target Prestasi di Tashkent, Uzbekistan

    Saat ini, Tim Indonesia telah mendarat dengan selamat di Uzbekistan dan siap mengerahkan kemampuan terbaik mereka di meja ujian.

    Dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia sangat diharapkan agar keempat siswa berprestasi ini mampu membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

    Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

    *Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

    Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.


    *