
Mindfulness yang dibahas Maudy Ayunda viral dan menuai kritik. Simak pengertian apa itu mindfulness dalam keseharian di sini!
JAKARTA, KalderaNews.com – Istilah mindfulness tengah ramai dibicarakan setelah aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda membagikan pandangannya mengenai cara menghadapi berbagai kabar buruk yang datang dari dalam maupun luar negeri.
Dalam video yang dibagikannya, Maudy menceritakan dirinya merasa dibombardir oleh berbagai bad news. Menurutnya, paparan informasi tersebut terkadang dapat memengaruhi kondisi emosional hingga membuat seseorang tiba-tiba merasa marah atau menangis.
Maudy kemudian membagikan sejumlah cara yang menurutnya dapat membantu menghadapi kondisi tersebut. Ia menyarankan agar seseorang memilih sumber informasi yang dipercaya dan mengatur waktu untuk membaca berita.
BACA JUGA:
- Kontroversi Video Mindfulness Maudy Ayunda dan Privilese Tidak Membumi
- Maudy Ayunda: Pendidikan bagi Perempuan Bukan Buang-buang Waktu, It’s Never a Waste!
- Andai Maudy Ayunda Jadi Mendikbud, Ini yang Akan Dilakukan
Sebut Mindfulness Cara agar Tidak Terbebani Secara Emosional
Ia juga menyebut mindfulness sebagai salah satu cara untuk tetap mengetahui berbagai persoalan yang terjadi tanpa membuat diri semakin terbebani secara emosional.
Namun, pembahasan tersebut kemudian mendapat kritik dari sebagian pengguna media sosial. Salah satu persoalan yang disoroti adalah privilege, mengingat tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengambil jarak dari berita, terutama ketika suatu peristiwa berkaitan langsung dengan kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitas mereka.
Maudy kemudian meminta maaf dan mengakui bahwa perspektif mengenai privilege tersebut belum cukup ia refleksikan dalam konten yang dibuatnya.
Lantas, apa sebenarnya mindfulness yang dibahas Maudy Ayunda dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?
Apa Itu Mindfulness?
Dikutip dari American Psychological Association (APA), mindfulness merupakan kondisi ketika seseorang menyadari keadaan internal dan lingkungan di sekitarnya.
Praktik ini dilakukan dengan memperhatikan pikiran, emosi, serta pengalaman yang sedang berlangsung tanpa langsung memberikan penilaian atau bereaksi terhadapnya. Artinya, mindfulness bukan berarti seseorang harus mengosongkan pikiran atau berhenti memikirkan berbagai persoalan.
Sebaliknya, seseorang dilatih untuk menyadari apa yang sedang terjadi di dalam dirinya, mulai dari pikiran, perasaan, hingga sensasi tubuh. Perhatian kemudian diarahkan pada pengalaman yang sedang berlangsung saat ini.
Salah satu bentuk penerapannya adalah melalui meditasi mindfulness. Dalam praktik tersebut, seseorang dapat memusatkan perhatian pada napas, pikiran, sensasi tubuh, maupun perasaan yang sedang muncul.
Apa Manfaat Mindfulness?
Mindfulness banyak dipelajari sebagai salah satu pendekatan untuk membantu seseorang mengelola stres dan kondisi psikologis tertentu.
Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), bukti penelitian menunjukkan bahwa meditasi mindfulness dapat membantu mengurangi gejala stres, termasuk kecemasan dan depresi. Praktik tersebut juga berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur.
Meski demikian, hasil penelitian mengenai mindfulness dapat berbeda-beda, tergantung jenis praktik yang dilakukan serta kondisi masing-masing orang.
Sementara itu, APA menjelaskan bahwa praktik mindfulness dapat membantu seseorang mengamati pikiran dan emosi tanpa langsung memberikan reaksi.
Kemampuan tersebut dapat membantu seseorang mengurangi kecenderungan untuk terus memikirkan pengalaman negatif atau memberikan respons secara otomatis ketika menghadapi tekanan.
Maka dari itu, mindfulness dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran terhadap pikiran, perasaan, dan respons diri ketika menghadapi situasi yang memicu stres.
Mindfulness dan Kritik terhadap Maudy Ayunda
Pembahasan mengenai mindfulness dalam konten Maudy Ayunda kemudian menjadi bagian dari perdebatan di media sosial.
Sebagian pengguna media sosial menilai saran untuk mengambil jarak dari berita tidak bisa diterapkan secara sama kepada semua orang.
Bagi masyarakat yang mengalami langsung suatu persoalan, berita mengenai peristiwa tersebut bukan sekadar informasi yang dapat dengan mudah dihindari.
Kritik tersebut berkaitan dengan persoalan privilege. Tidak semua orang memiliki kondisi yang sama untuk menentukan kapan harus berhenti membaca berita atau mengambil jarak dari persoalan yang sedang terjadi.
Maudy kemudian menyampaikan permintaan maaf dan mengakui bahwa sudut pandang mengenai privilege tersebut belum cukup ia refleksikan ketika membuat konten.
Terlepas dari kontroversi tersebut, mindfulness pada dasarnya merupakan praktik untuk meningkatkan kesadaran terhadap pikiran, emosi, dan pengalaman yang sedang berlangsung.
Penerapannya pun tidak berarti seseorang harus mengabaikan persoalan di sekitarnya. Sebaliknya, mindfulness dapat digunakan untuk membantu seseorang menyadari respons dirinya terhadap berbagai informasi dan tekanan sebelum menentukan tindakan yang akan dilakukan.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply