Maudy Ayunda hingga Dian Sastro soroti kasus Nadiem Makarim usai dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook.
JAKARTA, KalderaNews.com– Gelombang dukungan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terus bermunculan setelah dirinya dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook periode 2019–2022.
Sejumlah publik figur mulai dari artis, kreator konten, hingga pebisnis muda ramai-ramai menyuarakan keprihatinan mereka melalui media sosial.
Kasus ini menjadi sorotan luas usai Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, serta uang pengganti mencapai Rp5,67 triliun.
Besarnya tuntutan tersebut memicu perdebatan di ruang publik karena dinilai sangat berat dan dianggap dapat membuat banyak talenta profesional berpikir ulang untuk terjun ke pemerintahan.
BACA JUGA:
- Deretan Fakta dan Kontroversi Kasus Chromebook Nadiem Makarim
- Skandal Chromebook! Jaksa Ungkap Proyek Laptop Nadiem Makarim Hanya Akal-akalan demi Cuan Pribadi!
- Lulusan Kampus Luar Negeri, Berharta 600 Milyar, Kini Nadiem Makarim Jadi Tersangka Korupsi!
Awal mula eks Mendikbud Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara
Kasus Chromebook sendiri bermula dari program digitalisasi pendidikan pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, Kemendikbudristek menjalankan pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk mendukung pembelajaran digital di berbagai daerah.
Dalam perkembangannya, aparat penegak hukum mulai melakukan penyelidikan terhadap proyek tersebut dan memeriksa sejumlah pihak yang terlibat dalam pengadaan periode 2019–2022.
Nama Nadiem kemudian ikut terseret karena dianggap memiliki peran dalam pengambilan kebijakan saat menjabat sebagai Mendikbudristek.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Nadiem ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian ditahan untuk kepentingan penyidikan.
Persidangan kasus ini berlangsung dalam beberapa bulan terakhir dengan menghadirkan saksi, ahli, hingga dokumen pengadaan.
Namun, tuntutan 18 tahun penjara terhadap pendiri Gojek itu justru memicu gelombang simpati dari berbagai kalangan.
Sederet publik figur buka suara terkait tuntutan Nadiem Makarim yang dinilai tidak masuk akal
Banyak publik figur mempertanyakan dasar tuntutan tersebut dan menilai kasus ini dapat menjadi sinyal buruk bagi sosok profesional yang ingin membawa perubahan melalui jalur pemerintahan.
Berikut sederet publik figur yang ikut memberikan perhatian terhadap kasus Nadiem Makarim:
1. Maudy Ayunda
Maudy Ayunda mengaku sedih sekaligus marah atas situasi yang menimpa Nadiem Makarim. Ia menilai kasus ini memperlihatkan bagaimana orang-orang cerdas dan beritikad baik yang ingin berinovasi justru bisa menghadapi konsekuensi berat.
“Hati saya benar-benar hancur untuk @nadiemmakarim dan @frankamakarim. Saya tidak bisa membayangkan kemarahan dan kesedihan yang mereka rasakan. Memikirkan kalian berdua dan anak-anak perempuan kalian,” tulis Maudy.
Menurut Maudy, kondisi tersebut berpotensi membuat banyak orang berpikir ulang untuk bekerja dan berkontribusi di pemerintahan.
2. Jerome Polin
YouTuber pendidikan Jerome Polin turut menyoroti dampak jangka panjang dari kasus tersebut. Ia menilai perkara yang menjerat Nadiem dapat membuat figur-figur berintegritas merasa tidak aman jika terlibat di pemerintahan.
“Udah speechless. Semua bukti di persidangan gak dianggep. Gak bisa nemuin kesalahan, tapi tetep di hukum. Bahkan hukumannya lebih berat dari banyak kriminal dan koruptor,” tulis Jerome Polin di Instagramnya.
3. Raymond Chin
Pebisnis sekaligus konten kreator Raymond Chin memberikan reaksi keras melalui platform Threads. Ia menyoroti besarnya tuntutan uang pengganti yang dibebankan kepada Nadiem.
“Rekor tuntutan terbrutal untuk mantan menteri era reformasi. What a show. what a fcked up show,” tulis Raymond.
4. Irwandi Ferry
Meski sebelumnya dikenal cukup vokal mengkritik kebijakan Nadiem saat menjabat menteri, Irwandi Ferry mengaku sulit menerima proses hukum yang berjalan saat ini.
“Saya termasuk keras mengkritik kebijakan Pak Nadiem saat menjabat menteri, tapi melihat bagaimana proses hukum Pak Nadiem terjadi, jelas itu tidak bisa dibenarkan atau diwajarkan,” ungkapnya.
5. Raline Shah
Nama Raline Shah ikut ramai diperbincangkan setelah memberikan perhatian terhadap kasus tersebut melalui media sosial. Sikapnya menambah daftar panjang tokoh publik yang mempertanyakan kewajaran tuntutan terhadap Nadiem.
6. Cinta Laura
Cinta Laura turut menyampaikan kritik terbuka melalui Instagram. Ia menilai kasus tersebut menjadi sinyal yang mengkhawatirkan bagi talenta terbaik Indonesia yang ingin membawa perubahan.
“Ini merupakan momen yang menyedihkan bagi Indonesia. Bukan karena satu orang sedang diadili, tetapi karena apa yang ditunjukkannya kepada setiap orang cerdas dan idealis yang menyaksikan: bahwa negara ini mungkin belum siap melindungi orang-orang yang berani mencoba melakukan perubahan,” tulis Cinta.
7. Ernest Prakasa
Ernest Prakasa membagikan ulang unggahan media yang menyoroti kebingungan Nadiem terhadap tuntutan yang diterimanya. Sebagai respons, Ernest menuliskan komentar bernada satir, “Kenapa? KARNA KITA INDONESIA!.”
8. Joko Anwar
Joko Anwar memang tidak memberikan komentar secara langsung. Namun, sutradara tersebut aktif membagikan ulang berbagai unggahan yang memprotes tuntutan terhadap Nadiem melalui Instagram Story-nya.
Salah satu unggahan yang dibagikan berasal dari DJ Donall Fariz atau DJ Donny yang menilai tuntutan terhadap Nadiem bersifat tidak adil dan berlebihan.
9. Jovial da Lopez
Jovial da Lopez menilai ada kejanggalan antara sosok Nadiem Makarim dan tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya. Ia juga mempertanyakan kemungkinan adanya persoalan sistemik di balik kasus tersebut.
“Tapi, beliau yg buat gojek (profit atau nggak bukan fokus utama disini), sebuah sistem yg merevolusikan moda transportasi dan segala turunannya yg mempengaruhi hidup kita. Masa beliau masuk pemerintahan untuk cari profit. Bisa jadi, bisa nggak. Pertanyaanya adalah apakah beliau dipaksa atau ‘masuk ke sebuah sistem yg terdesain’ untuk mencari profit? Kalau iya, oleh siapa?”
10. Dian Sastro
Dian Sastro turut menunjukkan dukungan terbuka kepada Nadiem Makarim melalui media sosial. Ia membagikan ulang video wawancara Nadiem sekaligus menyampaikan doa untuk Franka Makarim.
“Nadiem orang baik. Peluk dan doa @frankamakarim,” tulis Dian, Kamis (14/5/2026).
Tak hanya itu, Dian juga menyoroti beratnya tuntutan yang dijatuhkan kepada Nadiem. Sedikit cuplikan yang dituliskan Adalah:
“18 YEARS. THAT’S WHAT PROSECUTORS ARE DEMANDING FROM SOMEONE WHO DEDICATED YEARS TO TRYING TO MOVE THIS COUNTRY FORWARD. WHETHER YOU AGREE WITH HIS POLITICS OR NOT, LET THAT NUMBER SINK IN.”
“18 tahun. Itulah hukuman yang dituntut jaksa terhadap seseorang yang telah mendedikasikan bertahun-tahun hidupnya untuk mencoba membawa negara ini maju. Terlepas dari apakah kamu setuju dengan politiknya atau tidak, coba renungkan angka itu.”
11. Inul Daratista
Inul Daratista juga turut berkomentar dengan nada satir, menyinggung keputusannya untuk selalu menolak terjun ke dunia politik karena khawatir akan praktik “penzoliman” di pemerintahan.
“Makanya dari dulu aku dirayu masuk parlemen dan anggota dewan ra sudi ga mau!!! Lihat org dizolimin… atiku mak jleb,” ungkap Inul.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply