Viral! Kepsek SMK di Pamulang Lakukan Child Grooming ke Siswinya

Pencabulan dan pelecehan seksual
Pencabulan dan pelecehan seksual (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Viral dugaan child grooming oleh kepsek SMK di Pamulang ke siswi. Pihak sekolah kini menonaktifkan kepala sekolah.

TANGERANG, KalderaNews.com- Dugaan praktik child grooming yang menyeret seorang kepala sekolah di salah satu SMK swasta di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasus ini ramai setelah akun X @lesdeaux mengunggah sederet tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan kepala sekolah tersebut dengan siswi.

“Temen2 boleh bantu ramein? kepsek smk-ku dulu, ternyata pedo.. udh pnya istri & anak malah godain byk siswi bahkan ada yg sampai dipacarin,” tulisnya.

BACA JUGA:

Kasus tersebut viral setelah sejumlah akun anonim membagikan cerita dan pengakuan terkait perilaku oknum kepala sekolah terhadap siswi di lingkungan sekolah.

Dalam unggahan yang beredar, disebutkan adanya pola pendekatan tertentu yang diduga dilakukan kepala sekolah kepada siswi-siswi yang dianggap kurang mendapat perhatian dari sosok ayah atau fatherless. Dugaan perilaku tersebut disebut telah terjadi berulang kali.

Pihak sekolah buka suara

Merespons polemik yang viral, pihak sekolah akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram resmi sekolah, pihak yayasan menyatakan bahwa kepala sekolah yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Yayasan bersama manajemen sekolah telah mengambil langkah-langkah responsif. Penonaktifan jabatan demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi. Saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya,” tulis Instagram @letrispamulangofficial, Jumat (15/5/2026).

Pihak yayasan juga menyampaikan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk mendalami fakta-fakta terkait dugaan tersebut.

Sekolah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan secara adil serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan lingkungan belajar, tetap aman dan kondusif bagi seluruh siswa-siswi,” ucapnya.

Apa itu child grooming?

Sebagai informasi, Komnas Perempuan menjelaskan bahwa child grooming merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender yang menyasar anak, khususnya perempuan.

Praktik ini biasanya dilakukan melalui relasi kuasa yang timpang, manipulasi emosional, hingga normalisasi perilaku seksual.

Pola child grooming umumnya diawali dengan pelaku yang mencoba memosisikan diri sebagai sosok dekat dan pendengar bagi korban. Pelaku kemudian memberikan perhatian berlebih, hadiah, maupun validasi emosional sebelum perlahan melakukan normalisasi perilaku seksual.

Selain itu, pelaku biasanya meminta korban merahasiakan hubungan tersebut agar anak terisolasi dari lingkungan pendukungnya.

Dalam beberapa kasus, manipulasi rasa bersalah, ancaman, hingga pemerasan seksual juga dapat terjadi agar korban terus menuruti keinginan pelaku.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*