
Kesadaran finansial anak muda meningkat pesat. Investasi emas perhiasan kini makin digandrungi anak muda untuk masa depan.
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran anak muda terhadap pengelolaan keuangan terus meningkat secara signifikan.
Investasi kini tidak lagi dianggap sebagai hal yang rumit atau eksklusif, melainkan menjadi bagian esensial dalam perencanaan masa depan finansial.
Berkat kemudahan akses melalui berbagai platform digital, generasi muda semakin aktif mengeksplorasi pilihan instrumen investasi yang paling sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan mereka.
SIMAK JUGA: Emas Antam Terjun Bebas, Borong Sebelum Tembus Rp3 Juta?
Berdasarkan Survei Nasional Muda Bicara ID Q1 2026, sebanyak 51,9% responden menyatakan saat ini aktif melakukan investasi.
Sementara itu, 32,1% responden mengaku pernah berinvestasi namun tidak lagi melanjutkannya, dan 16% lainnya belum pernah berinvestasi sama sekali.
Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengalaman langsung dalam dunia investasi.
Metodologi Survei yang Kredibel
Survei ini dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 30 Maret 2026 dengan menggunakan metode computer-assisted self interviewing (CASI). Sebanyak 800 responden berusia 17–40 tahun di seluruh Indonesia dilibatkan.
Pengambilan sampel dilakukan melalui pendekatan stratified random sampling berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah, dengan tingkat margin of error sebesar ±5% dan tingkat kepercayaan mencapai 95%.
Peta Preferensi Aset Investasi Anak Muda
Dari sisi preferensi aset, emas perhiasan menduduki peringkat teratas sebagai pilihan investasi paling diminati dengan persentase sebesar 33,6%.
Tingginya minat ini menunjukkan bahwa faktor kemudahan akses dan nilai guna menjadi pertimbangan utama bagi anak muda. Selain itu, emas dikenal sebagai aset yang relatif stabil dan mudah dicairkan, sehingga sangat aman bagi investor pemula.
Berikut rincian lengkap preferensi aset investasi generasi muda pada Kuartal I 2026:
- Emas Perhiasan: 33,6%
- Saham & Reksadana Digital: 23,10%
- Emas Fisik (Batangan): 18,4%
- Emas Digital: 12,6%
- Aset Kripto (Crypto): 11,6%
- Tanah dan Properti: 0,7%
Analisis Mendalam: Dominasi Emas & Kebangkitan Pasar Modal
Secara akumulatif, berbagai bentuk investasi berbasis emas (perhiasan, fisik, dan digital) menguasai lebih dari 64% total preferensi portofolio anak muda.
Hal ini menegaskan kuatnya kepercayaan generasi muda terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang aman di tengah ketidakpastian global.
Di sisi lain, kehadiran platform digital turut mendorong pertumbuhan investasi pasar modal seperti saham dan reksadana digital (23,10%).
Instrumen ini diminati karena menawarkan potensi imbal hasil yang menarik bagi investor dengan profil risiko moderat hingga agresif.
Sementara itu, instrumen berisiko tinggi seperti aset kripto mulai dilirik oleh 11,6% responden, sedangkan tanah dan properti berada di posisi terbawah (0,7%) akibat tingginya hambatan modal awal.
SIMAK JUGA: Harga Emas Antam Rontok, Saatnya Beli?
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply