Heboh Polusi Jakarta Dikira Asap Karhutla, Ini Kata BMKG

Polusi udara di Jakarta
Polusi udara di Jakarta (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

Warganet heboh sebut polusi Jakarta karena asap karhutla. Simak penjelasan resmi BMKG terkait sebaran asap dan kualitas udara ibu kota.

JAKARTA, KalderaNews.com — Kualitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang kembali memburuk belakangan ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Di tengah maraknya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, publik di media sosial menduga-duga apakah kabut pekat yang menyelimuti ibu kota merupakan kiriman asap karhutla.

Topik ini mendadak viral di platform media sosial Threads setelah akun @wulansarimochtar melontarkan pertanyaan terbuka mengenai kondisi langit Jakarta yang tampak mengkhawatirkan.

BACA JUGA:

“Ini polusi jakarta yg lg parah atau asap karhutla udah sampe sini?” tulis akun @wulansarimochtar.

Kekhawatiran Warganet di Threads dan Reaksi Netizen

Unggahan tersebut langsung diserbu oleh ratusan komentar warganet yang merasakan hal serupa. Sebagian besar mengeluhkan penurunan jarak pandang serta kualitas udara yang terasa kian menyesakkan dada.

Berbagai respons beragam dilontarkan warganet, mulai dari yang membagikan pengalaman tinggal di wilayah rawan asap hingga yang meluapkan kekesalan terhadap polusi lintas batas:

Akun @georg3m mendeskripsikan kondisi pagi hari dengan nada satir: “Thurs, 15 Oct – 08.48… penyiksaan yang inklusif dan tersistematis”

Akun @mayasesa yang mengaku pernah tinggal di luar pulau membenarkan adanya kemiripan aroma dan kepekatan: “udah sampe sini kak, aku yg pernah tinggal di kalimantan tau bgt rasanya kena asap nya. dan jkt udh mulai berasa asap nya”

Akun @rarawitjaksono turut berspekulasi mengenai sumber sebaran: “Asap kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan, Palembang, Papua.”

Sementara itu, akun @___nwhida99 menyoroti dampak regional yang turut dirasakan di negara tetangga: “Kami di Malaysia sudah hampir 3 bulan hadap kak..punca negara kamu 😌”

Penjelasan Resmi BMKG: Apakah Asap Karhutla Sudah Sampai Jakarta?

Menanggapi keresahan publik yang masif di ruang digital, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi tegas.

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis citra sebaran asap per Rabu (14/10/2026), memang benar terdapat sebaran partikel asap di berbagai wilayah di Indonesia akibat karhutla.

Sebaran tersebut terpantau meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Kendati demikian, Guswanto memastikan bahwa wilayah Jakarta dan Jabodetabek tidak masuk dalam area sebaran asap karhutla. Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya cakupan garis putus-putus berwarna merah muda pada peta pantauan sebaran asap BMKG.

“Terkait Jakarta, pada peta ini tidak terlihat wilayah Jakarta atau Jabodetabek masuk dalam area sebaran asap yang ditandai garis putus-putus berwarna merah muda,” jelas Guswanto.

Pola Angin dan Fenomena Asap Lintas Batas (Transboundary Haze)

Lebih lanjut, BMKG memaparkan bahwa arah angin di Indonesia secara umum saat ini bertiup dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.

Pola angin inilah yang menyebabkan asap karhutla dari Pulau Sumatra dan Kalimantan bergerak menyebar ke wilayah regional luar negeri, seperti transboundary haze menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura, serta wilayah Sarawak di Malaysia.

Meskipun asap karhutla dipastikan belum mengarah ke Jakarta, BMKG tidak menampik bahwa penurunan kualitas udara yang dirasakan warga ibu kota belakangan ini lebih dominan dipicu oleh akumulasi polusi udara perkotaan lokal (emisi kendaraan bermotor dan industri) yang terperangkap akibat kondisi atmosfer setempat, bukan kiriman langsung dari kebakaran hutan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


121 views