
Pesparani Katolik Nasional IV 2027 di Manado siap libatkan 10 ribu peserta dari 38 provinsi. Simak arahan Menag di sini!
JAKARTA, KalderaNews.com – Persiapan perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Nasional IV Tahun 2027 mulai dimatangkan.
Berlokasi di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Rapat Persiapan digelar dan dipimpin langsung oleh Plt. Dirjen Bimas Katolik, A.M. Adiyarto Sumardjono.
BACA JUGA:
- Sosok PNS Misterius Setwan DPRD Kepri Berinisial H di Balik Kasus Pesparawi
- Viral! Penabur Children Choir Bawakan ‘Rambadia’ di Merlion Park
- Keren! Santri Malang Ukir Prestasi di Tokyo International Choir Competition
Agenda strategis ini menjadi penanda dimulainya langkah nyata menuju ajang akbar paduan suara gerejani yang rencananya dihelat di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Penyerahan KMA dan Arahan Menteri Agama
Dalam rapat koordinasi tersebut, agenda utama difokuskan pada penyerahan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1179 Tahun 2026 tentang Panitia Pelaksana Pesparani Katolik Tingkat Nasional IV Tahun 2027.
Momen penyerahan KMA ini disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) RD Nikasius Jatmiko, serta Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) Mulyawan Margadana.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pesan mendalam terkait pelaksanaan Pesparani 2027. Ia meminta agar agenda ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seni atau perayaan yang meriah semata.
“Pesparani 2027 tidak sekadar menjadi perhelatan seni dan kemeriahan, tetapi menjadi perayaan iman yang memperkuat spiritualitas, persaudaraan, toleransi, dan keberagaman Indonesia,” pukas Menag Nasaruddin Umar dalam arahannya.
Sekretaris Eksekutif KWI, RD Nikasius Jatmiko, mengapresiasi penuh dukungan berkesinambungan dari pemerintah. Ia berharap momentum ini semakin mempererat peran Gereja Katolik dalam membangun bangsa dan negara.
Libatkan 38 Provinsi dan Seluruh Uskup se-Indonesia
Ketua Umum LP3KN, Mulyawan Margadana, memaparkan bahwa Pesparani IV di Manado memiliki skala perhelatan yang sangat luas. Ditargetkan, acara ini akan melibatkan kontingen dari 38 provinsi dengan perkiraan 10.000 peserta dan pengunjung, serta dihadiri oleh seluruh uskup di Indonesia.
Mulyawan merincikan tiga makna utama penyelenggaraan Pesparani 2027:
- Pembinaan Iman: Menjadi wadah penguatan spiritualitas dan iman bagi umat Katolik.
- Inkulturasi Budaya: Mengangkat kekayaan seni dan budaya Nusantara ke dalam liturgi perayaan iman.
- Simbol Persaudaraan: Menjadi ajang persatuan yang inklusif, di mana kepanitiaannya turut melibatkan berbagai pihak lintas latar belakang agama.
Selain sebagai ajang prestasi seni hingga tingkat internasional, Pesparani 2027 juga diproyeksikan memberi dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal di Sulawesi Utara serta sejalan dengan agenda Asta Cita pembangunan nasional.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply