Skor PISA Indonesia 2025 Meningkat di 2 Bidang, Matematika Menurun

Hari Matematika Nasional. (Ist.)
Hari Matematika Nasional. (Ist.)
Sharing for Empowerment

Hasil PISA 2025 Indonesia resmi dirilis. Skor membaca dan sains naik, sedangkan matematika turun dibandingkan hasil PISA 2022.

JAKARTA, KalderaNews.com– Hasil skor PISA 2025 Indonesia resmi diumumkan pada Selasa (8/9/2026). Dibandingkan hasil 2022, skor Indonesia mengalami peningkatan pada dua dari tiga bidang yang diujikan, yakni membaca dan sains.

Programme for International Student Assessment (PISA) merupakan asesmen yang diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Penilaian ini mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam tiga bidang utama, yaitu membaca, matematika, dan sains.

Pada PISA 2025, asesmen dilaksanakan di 91 negara dengan melibatkan sekitar 760 ribu siswa sebagai sampel. Pengujian dilakukan menggunakan metode Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) pada April-Mei 2025.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa sejumlah kebijakan pendidikan yang dijalankan pemerintah telah mengarah pada jalur yang tepat.

BACA JUGA:

Ia terutama menyoroti pengembangan kompetensi guru serta penguatan kemampuan literasi. Meski demikian, menurut Toni, tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai kebijakan tersebut diterapkan secara konsisten sehingga benar-benar memberikan dampak terhadap proses belajar siswa di kelas.

Perbandingan Skor PISA Indonesia 2025 dan 2022

Jika dibandingkan dengan hasil PISA 2022, nilai Indonesia pada 2025 bertambah untuk kategori membaca dan sains. Sementara itu, matematika justru mengalami penurunan dua poin.

1. Matematika

Pada 2022, Indonesia memperoleh skor matematika 366 poin dan berada di peringkat 70 dari 81 negara. Persentase siswa yang mencapai kompetensi minimum tercatat 18,40 persen.

Pada 2025, skor tersebut menjadi 364 poin. Indonesia berada di peringkat 78 dari 90 negara, sedangkan persentase siswa yang mencapai kompetensi minimum turun menjadi 16,93 persen.

2. Membaca

Skor membaca Indonesia pada 2022 tercatat 359 poin, dengan peringkat 71 dari 81 negara. Saat itu, persentase siswa yang memenuhi kompetensi minimum mencapai 25,40 persen.

Pada PISA 2025, skor membaca meningkat menjadi 365 poin. Indonesia menempati peringkat 74 dari 90 negara, sementara persentase siswa yang mencapai kompetensi minimum naik menjadi 27,11 persen.

3. Sains

Untuk bidang sains, Indonesia memperoleh 383 poin pada PISA 2022 dan berada di peringkat 67 dari 81 negara. Persentase siswa yang memenuhi kompetensi minimum mencapai 34,10 persen.

Angka tersebut meningkat pada 2025 menjadi 389 poin. Indonesia berada di peringkat 73 dari 91 negara, sedangkan persentase siswa yang mencapai kompetensi minimum naik menjadi 36,81 persen.

Merujuk data di atas, hasil PISA 2025 menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca dan sains, meski skor matematika Indonesia masih mengalami penurunan dibandingkan 2022.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


6 views