
Video mobil MBG masuk lapangan saat upacara di Aceh viral di media sosial. Driver SPPG kemudian memberikan klarifikasi.
ACEH, KalderaNews.com – Video mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk ke area lapangan sekolah saat upacara bendera berlangsung viral di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (28/9/2026) di wilayah Subulussalam, Aceh. Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil berwarna putih masuk ke area lapangan ketika siswa dan guru sedang mengikuti upacara.
Kejadian tersebut kemudian mendapat perhatian warganet karena kendaraan melintas di tengah pelaksanaan upacara bendera.
BACA JUGA:
- Viral Guru Ini Keluhkan Tugas untuk Endus Ompreng MBG
- Pegawai SPPG Bantul Dipecat Usai Video Ledek Korban MBG Viral
- Viral Menu MBG di Ungaran, Siswa Dapat Telur Mentah dan Kentang Layu
Mobil MBG Masuk Lapangan Saat Upacara
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kendaraan yang disebut sebagai mobil operasional SPPG memasuki area lapangan sekolah.
Saat itu, siswa dan guru terlihat sedang mengikuti upacara bendera. Kehadiran kendaraan membuat barisan peserta upacara harus bergeser agar mobil dapat melintas.Video tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan berbagai reaksi dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan alasan kendaraan dapat masuk ke area lapangan ketika upacara sedang berlangsung.
Peristiwa itu juga memunculkan sorotan mengenai tata tertib dan koordinasi pengantaran makanan MBG dengan pihak sekolah.
Driver SPPG Berikan Klarifikasi
Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, driver SPPG yang mengendarai kendaraan dalam video memberikan klarifikasi.
Klarifikasi disampaikan menyusul beredarnya rekaman mobil SPPG yang masuk ke lapangan sekolah ketika upacara bendera berlangsung pada Senin (28/9/2026). Driver menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Pengemudi berinisial RH yang mengemudikan kendaraan tersebut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. RH mengaku sebagai sopir pengganti karena sopir utama sedang dalam kondisi kurang sehat.
Ia mengakui kelalaiannya dan menyatakan siap menerima sanksi, termasuk diberhentikan dari tugas operasional lembaga terkait Permintaan maaf tersebut disampaikan sebagai respons atas video yang beredar dan menjadi perhatian publik.
Kejadian ini menjadi perhatian agar aktivitas pengantaran MBG ke sekolah dapat dikoordinasikan dengan baik sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah, termasuk upacara bendera.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply