
Pegawai SPPG Dlingo, Bantul, dipecat setelah video dirinya meledek korban dugaan keracunan MBG viral dan mendapat kecaman Gibran.
BANTUL, KalderaNews.com– Pegawai SPPG Dlingo, Bantul, Gerardus Permanaditya menjadi sorotan setelah diduga mengolok-olok seorang siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengalami hilang ingatan dan diduga terdampak keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video itu, Gerardus tampak meledek siswi tersebut ketika mencicipi menu ayam katsu.
Menu yang disantapnya disebut telah dimasak sehari sebelum video tersebut direkam. Tindakan Gerardus kemudian mendapat kecaman dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
BACA JUGA:
- Viral Pegawai BGN Ejek Korban Keracunan MBG, Singgung Hilang Ingatan
- Wakil Ketua OSIS SMK di Karo Amnesia 70 Persen Usai Keracunan MBG
- Fakta Medis Korban MBG Karo: Tidak Hilang Ingatan, Alami Trauma!
Wapres Gibran Sayangkan Aksi Pegawai SPPG
Ia menilai perkataan pegawai SPPG tersebut tidak semestinya disampaikan, terlebih menyangkut anak yang diduga menjadi korban.
“Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan,” ungkap Gibran melalui unggahan resmi Instagram @gibran_rakabuming.
Dalam unggahan tersebut, Gibran juga menyertakan video ketika Gerardus memakan ayam katsu yang sebelumnya beredar luas di media sosial.
Video tersebut kemudian disandingkan dengan dokumentasi Gibran saat mengunjungi korban dugaan keracunan MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pegawai SPPG Bantul Resmi Diberhentikan
Video tersebut juga berdampak pada posisi Gerardus sebagai pegawai SPPG. Ia akhirnya diberhentikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Daerah Istimewa Yogyakarta setelah aksinya menjadi perhatian publik.
Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, mengatakan pemberhentian tersebut merupakan bentuk tindakan tegas untuk menjaga standar perilaku, etika, serta profesionalitas seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG.
“Kami menyayangkan adanya pernyataan tersebut. Setelah dilakukan penanganan sesuai ketentuan, yang bersangkutan telah diberhentikan. Ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran bahwa bekerja dalam Program MBG tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki etika, empati, sensitivitas, dan tanggung jawab dalam berkomunikasi,” kata Gagat.
Gagat menegaskan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan keamanan pangan harus mendapat perhatian serius. Apabila ada masyarakat atau penerima manfaat yang diduga terdampak, seluruh jajaran diminta menunjukkan sikap kemanusiaan dan empati.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak sepatutnya dijadikan bahan candaan maupun olok-olok. Para petugas juga diharapkan tetap menghormati masyarakat yang terdampak.
BGN Ingatkan Jajaran SPPG soal Media Sosial
Gagat turut mengingatkan seluruh jajaran SPPG agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial maupun menyampaikan pernyataan di ruang publik.
Ia menyebut pernyataan yang disampaikan personel SPPG berpotensi memengaruhi pandangan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG secara keseluruhan.
Selain itu, Gagat meminta seluruh jajaran BGN Regional DIY meningkatkan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat. Hal tersebut dinilai penting karena pelaksanaan Program MBG tengah mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Para SPPG diminta memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kinerja, kedisiplinan, keamanan pangan, kualitas makanan, pelayanan, hingga komunikasi dengan masyarakat.
“Kami mengarahkan seluruh jajaran untuk fokus bekerja. Tingkatkan kualitas pelayanan, pastikan keamanan pangan, laksanakan SOP, perkuat pengawasan, dan berikan pelayanan terbaik kepada penerima manfaat. Saat ini masyarakat memberikan perhatian yang besar terhadap Program MBG, maka jawab perhatian tersebut dengan kinerja yang semakin baik,” imbuh Gagat.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply