Tim Indonesia Baru Raih Perak dan Perunggu di Olimpiade Astronomi Hungaria




Timnas Indonesia di International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2019 Hungaria
Timnas Indonesia di International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2019 Hungaria (KalderaNews/PSMA.Kemdikbud)

HUNGARIA, KalderaNews.com – Para pelajar Indonesia belum tampil maksimal di International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2019 yang berlangsung di kota Keszthely, Hungaria karena baru memperoleh 2 perak, 3 perunggu dan 1 Honorable Mention. Kita tentu merindukan emas.

Di ajang ini diperebutkan 17 peraih medali emas, 52 peraih medali perak, 58 peraih medali perunggu dan 33 honorable mentioned. Para peraih medali dari Indonesia adalah Akhdan Dzaky Maulana, dari SMAN Unggulan M.H. Thamrin, DKI Jakarta, Perunggu, Ananda Hafidh Rifai Kusnanto, dari SMAN 4 Surakarta, Jawa Tengah, Perunggu, Hilmi Nuruzzaman, dari MAN Insan Cendekia Serpong, Banten, Perak, dan Vito Ghifari, dari SMAN 81, DKI Jakarta, Honorable Mention

Dua siswa Indonesia juga berhasil memperoleh medali pada ronde Team Competition, yakni Vito Ghifari memperoleh medali Perak bersama anggota tim dari negara Armenia, Kroasia, Hungaria, Romania dan Turki dan Hilmi Nuruzzaman memperoleh medali Perunggu bersama anggota tim dari negara Republik Ceko, Turki, Uni Emirat arab dan Moldavia.

BACA JUGA:

Perolehan medali dalam Team Competition menunjukan bahwa siswa kita juga mampu bekerjasama secara aktif dengan rekan-rekan tim-nya dari berbagai negara.

Perolehan medali emas didominasi oleh siswa dari Rusia, sedangkan negara asia yang siswanya memperoleh medali emas adalah Cina, India dan Vietnam. Siswa dari Vietnam secara mengejutkan menjadi Absolute Winner dari IOAA ke-13, dan menorehkan prestasi yang amat baik dari negara yang baru 4 tahun mengikuti IOAA sejak tahun 2016.

Dikethaui, sekitar 270 siswa yang berasal dari 47 negara telah berpartisipasi pada IOAA kali ini. Ada tiga negara yang baru pertama kali berpartisipasi dalam IOAA yaitu Ecuador, Jerman dan Turki. Sedangkan 8 negara seperti Republik Ceko, Hungaria, Romania, Rusia, Iran, Ukraina, USA dan Vietnam masing-masing mengirimkan dua tim.

Selama sepuluh hari, para siswa mengikuti tiga ronde utama yang diperlombakan dalam ajang ini. Ronde analisa data dan ronde teori dilaksanakan di Csokonai Sports Hall pada tanggal 4 dan 6 Agustus 2019, sedangkan ronde pengamatan yang terdiri atas dua bagian yaitu Night Observation dan Planetarium Round dilaksanakan pada tanggal 4 (malam) dan 7 Agustus di lapangan dan aula asrama siswa. Pengamatan langit malam berhasil dilaksanakan dengan baik. Langit cerah dan semua siswa berhasil melaksanakan tes dengan baik.

Pada ronde teori, siswa bergelut dengan 5 soal pendek, 7 soal medium dan 2 soal panjang selama 5 jam non-stop. Sedangkan pada ronde analisa data terdapat 2 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 3,5 jam.

Kecerdasan dan ketahanan siswa benar-benar diuji dalam ronde-ronde tersebut. Pada tanggal 7 Agustus, siswa memulai ajang kompetisi tim yang satu tim-nya tidak lagi per negara, tetapi dicampur dari berbagai negara. Satu tim terdiri dari 5 siswa. Soal dari kompetisi tim kali ini adalah tiap tim diminta menyelesaikan sebuah puzzle yang tiap komponen puzzle-nya hanya bisa didapatkan jika tim berhasil menjawab soal.

Ada 16 soal yang tingkat kesulitannya bervariasi, semakin penting komponen puzzle yang dicari maka semakin sulit soal yang harus dijawab. Tim yang berhasil menyusun semua puzzle pertama kali adalah pemenang. Tetapi tim akan gugur jika salah menjawab salah satu soal.

Performa siswa dalam ketiga ronde tersebut menentukan prestasi yang diperoleh setiap siswa. Apakah siswa berhak meraih medali emas, perak, perunggu, atau penghargaan lain, ditentukan oleh nilai total yang ia capai.

Pelajaran dari Vietnam yang meningkat tajam menjadi pelajaran bagi tim pembina untuk memperbaiki strategi pembinaan ke depan. IOAA tahun depan akan dilaksanakan pada tanggal 13-20 September di Bogota, Colombia. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*