Hari Dongeng Internasional, 7 Dongeng Populer Indonesia Ini Harus Dibanggakan

dongeng indonesia
Banyak dongeng populer Indonesia yang berasal dari cerita rakyat. (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – 20 Maret akan diperingati sebagai Hari Dongeng Internasional. Meskipun peringatan ini tidak banyak diketahui orang, tetapi dongeng telah dikenal di berbagai kalangan masyarakat. Dongeng populer dari luar dan dalam negeri memang kerap dipakai sebagai pembelajaran dan teladan.

Pendidikan karakter dapat dimulai sejak usia dini melalui dongeng. Dongeng populer di Indonesia merupakan cerita rakyat yang dituturkan secara turun menurun. Kadang tidak ditemukan sumber dan tulisan pasti mengenai dongengn rakyat ini.

BACA JUGA:

Inilah 7 dongeng populer Indonesia yang harus diketahui dan dibanggakan.

Dongeng Timun Emas

Berlatar belakang di Jawa Tengah, cerita rakyat ini mengisahkan pelarian Timun Emas dari kejaran raksasa yang akan memangsanya.

Kisah Keong Mas

Kisah dari kerajaan Panjalu, Kediri menceritakan tentang sihir terhadap anak raja yang difitnah berakibat kembalinya sihir itu kepada pembuatnya. Mengandung banyak kisah teladan, dongeng keong emas ini belum diketahui sumber aslinya.

Cerita Romantis Sangkuriang Sakti

Kisah Sangkuriang yang ingin memperistri Dayang Sumbi, ibunya sendiri, ini hingga sekarang dikenal sebagai asal usul gunung Tangkuban Perahu di Bandung, Jawa Barat.

Legenda Batu Menangis

Mengisahkan tentang kedurhakaan anak perempuan yang cantik dan sangat dimanja ibunya. Anak manja tersebut tidak mau mengakui ibunya sebaliknya justru mengakui ibunya sebagai budak. Ibunya memperingatkan anak perempuannya itu tetapi dihiraukan. Akhir kisah, ibunya mengutuk anak tersebut menjadi batu. Saat menyadari badannya perlahan menjadi batu, anaknya mohon ampun tetapi terlambat.

Legenda dari Kalimantan ini hingga kini dikenal sebagai legenda batu menangis sebab saat berubah menjadi batu, orang-orang masih dapat melihat kedua matanya menitikkan air mata seperti sedang menangis.

Kisah Si Anak Durhaka Malin Kundang

Kisah anak yang durhaka ini sangat terkenal. Malin merupakan anak tunggal yang pulang merantau dan kemudian menjadi sombong. Ibunya mengutuknya menjadi batu. Hingga kini masih ada batu yang berbentuk seperti orang bersujud menyesal di Sumatera Barat.

Terbentuknya Danau Toba

Toba diambil dari sebuah nama petani rajin yang membawa pulang ikan hasil pancingan. Saat akan mengolah ikan tersebut ternyata dia kehabisan kayu bakar dan harus keluar mencari kayu bakar. Sekembalinya, tidak ia dapati ikannya, sebaliknya malah menemukan seorang perempuan yang sangat cantik di rumahnya. Perempuan tersebut mengaku penjelmaan ikan yang dipancingnya tersebut.

Singkat cerita, perempuan itu dinikahi Toba yang bersumpah tidak akan mengungkit asal usul istrinya itu. Ternyata di perjalanannya, Toba sempat marah besar dan mengatai anaknya merupakan keturunan ikan. Si anak kemudian mengadukan amarah Toba tersebut pada ibunya yang membuat istri Toba tersebut bersedih.

Istri Toba kemudian menyuruh anaknya berlari ke atas bukit dan memanjat sebuah pohon. Saat dilihatnya anaknya telah hampir sampai di tempat tujuan, istri Toba melompat ke sungai dan berubah menjadi ikan yang sangat besar. Sungai itu menjadi besar karena hujan dan membentuk sebuah danau. Toba yang tidak bisa menyelamatkan diri akhirnya tenggelam di dalam danau tersebut.

Asal Mula Telaga Biru

Telaga Biru yang dimaksud berlokasi di Halmahera Utara. Telaga tersebut dipercaya sebagai kumpulan air mata Majojaru yang bersedih karena ditinggal kekasihnya Magohiduuru merantau ke negeri orang dan ternyata mengalami karam kapal dan tewas di tengah laut. Berita ini membuat Majojaru sangat sedih dan menangis berhari-hari hingga membentuk telaga. Warna biru yang didapat dipercaya merupakan warna mata Majojaru yang tenggelam di sana.

Selain tujuh dongen popular tersebut di atas, masih banyak cerita rakyat dari Indonesia yang diceritakan dari mulut ke mulut. Dari sekian banyak cerita rakyat tersebut, mana favoritmu?

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*